Rabu 16 Mar 2022 15:40 WIB

Wagub dengan Gelar Akademik Terbanyak, Audy Joinaldy Raih Rekor MURI

Nama Wagub Sumbar diiringi tujuh gelar akademik dari berbagai disiplin ilmu berbeda

Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Audy Joinaldy, mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kategori Wakil Gubernur dengan Gelar Akademik Terbanyak.
Foto: Pemprov Sumbar
Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Audy Joinaldy, mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kategori Wakil Gubernur dengan Gelar Akademik Terbanyak.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Satu lagi prestasi membanggakan ditorehkan tokoh muda Sumatra Barat (Sumbar). Kali ini Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Audy Joinaldy, mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kategori Wakil Gubernur dengan Gelar Akademik Terbanyak. Resmi diwisuda sebagai Doktor Manajemen Bisnis Rabu 16 Maret 2022, kini nama Wagub Sumbar diiringi tujuh gelar akademik dari berbagai disiplin ilmu yang berbeda.

Prosesi penyerahan brevet dilaksanakan di Gedung Hakim Andi Nasution Komplek Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) Dramaga Bogor, Rabu (16/3/2022). Dr. Ir. Audy Joinaldy, S.Pt., M.Sc., M.M., I.P.M., ASEAN, Eng., Dt. Rajo Pasisia Alam. Demikian panjangnya gelar akademik Wakil Gubernur usai diwisuda dan meraih Rekor Muri itu.

Baca Juga

Dikatakan Audy, Hal ini merupakan penghargaan sekaligus tantangan baginya, apakah mampu menjadi lebih baik dan mampu memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan daerah.

"Banyaknya gelar akademik ini sebenarnya  bukanlah kesengajaan, atau target pribadi kami, akan tetapi beranjak dari rasa haus kami yang selalu ingin tahu dan ingin mencoba banyak hal. Saya selalu merasa perlu utk mempelajari sesuatu, sehingga Saya lanjutkan kuliah, dan terus belajar lagi," ungkap Audy, seperti dalam siaran persnya.

photo
Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Audy Joinaldy, mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kategori Wakil Gubernur dengan Gelar Akademik Terbanyak. - (Pemprov Sumbar)

Tak lupa, Audy juga menyampaikan terima kasihnya pada semua pihak yang selalu setia memberikan dukungan, terutama Gubernur Sumatera Barat. "Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya Saya sampaikan pada Gubernur Sumatera Barat. Beliau abang Saya, guru Saya, beliau Buya Mahyeldi. Juga kepada semua pihak yang selalu mensupport aktivitas dan kegiatan saya," ujarnya.

 

"Apa yang kami dapatkan hari ini, baik gelar akademik maupun apresiasi dari Museum Rekor-Dunia Indonesia, kami berharap, akan bisa menjadi motivasi bagi banyak generasi muda yang saya yakin jauh lebih baik dari saya saat ini. Saya ingin akan banyak milenial yg mau mengabdikan dirinya utk masyarakat dan membangun daerah," lanjutnya lagi.

Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri mengatakan MURI memiliki dua kategori penghargaan, yaitu inovator dan superlatif. Penghargaan Rekor Muri yang diterima Audy Joinaldy adalah untuk kategori yang kedua.

"MURI adalah lembaga yang mencatat karya, karsa dan prestasi luar biasa. Beliau, Bapak Audy Joinaldy adalah Wakil Gubernur dengan gelar yang terbanyak, oleh karena itu MURI mempersembahkan piagam penghargaan bagi beliau," ujar Yusuf memaparkan.

Sementara itu, Rektor IPB Arif Satria, diwakili Wakil Rektor Dodik Ridho Nurrochman juga menyampaikan kebanggaan segenap civitas akademika IPB atas pencapaian Audy, terutama di dunia akademik.

"Kita tahu betul Uda Audy, gelarnya bukan hanya banyak, tapi juga berkualitas. Tentu ini menjadi kebanggaan bagi Kita di IPB. Semangat beliau untuk terus menuntut ilmu mudah-mudahan menjadi contoh bagi generasi muda kita," kata Dodik.

Adapun rentetan titel Audy tersebut diperoleh dari di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 2005 sebagai sarjana peternakan, Master of Science di Wageningen Universiteit Netherlands Major Food Quality Management Minor Animal Nutrition pada tahun 2007 dan Magister Manajemen di Universitas Hasanuddin Makassar pada tahun 2011.

Selain itu wagub milenial ini juga meraih Insinyur dari Universitas Gajah Mada (UGM) tahun 2019 dan pada tahun yang sama juga mendapat gelar IPM dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII) serta gelar ASEAN. Eng dari Asean Federation Engineering Association (AFEO) pada tahun 2019.

Terakhir, gelar ketujuh pria penyuka jet ski ini didapat setelah menyelesaikan pendidikan Doktor di Sekolah Bisnis IPB University. Tak hanya itu, sejak tahun 2021 hingga saat ini, dia juga kembali melanjutkan pendidikan Magister Ilmu Politik di Universitas Andalas.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement