Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

Twitter Batasi Sebaran Konten Media Belarusia

Jumat 11 Mar 2022 14:50 WIB

Red: Friska Yolandha

Logo Twitter.

Logo Twitter.

Foto: AP Photo/Matt Rourke
Lembaga penyiaran yang dibatasi di antaranya kantor berita Belta dan Belteleradio.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Twitter Inc akan memberi label dan membatasi penyebaran konten dari media asal Belarusia. Termasuk salah satunya kantor berita Belta.

"Kami sudah melihat bukti bahwa media ini dan juga afiliasi mereka dengan Rusia, terlibat dalam perang informasi. Mereka menggunakan media dan aset lain yang mereka kendalikan untuk menyebarkan narasi yang menguntungkan mereka dan untuk membuat publik bingung serta mengalihkan publik dari apa yang sedang terjadi," kata kepala integritas di Twitter, Yoel Roth, dikutip dari Reuters, Jumat (11/3/2022).

Baca Juga

Pembatasan juga berlaku untuk Belteleradio dan sejumlah stasiun radio lainnya. Akun-akun ini dibatasi dari hasil pencarian dan rekomendasi di Twitter.

Platform ini sejak beberapa tahun belakangan memberikan label kepada media yang berafiliasi dengan pemerintah suatu negara. Twitter sudah memberikan label ini kepada media di lebih dari 20 negara.

Roth mengatakan Belarusia saat ini menjadi prioritas karena berhubungan dengan konflik Rusia dengan Ukraina. Belarusia menjadi salah satu tempat Rusia mengadakan serangan ke Ukraina. Sama seperti Rusia, sejumlah negara dan perusahaan membatasi kegiatan dengan Belarusia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA