Sunday, 4 Zulhijjah 1443 / 03 July 2022

Arsene Wenger Klaim Fabinho Curang Saat Buat Alexis Sanchez Diganjar Kartu Merah

Rabu 09 Mar 2022 19:01 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Israr Itah

Wasit Antonio Mateu Lahoz (kanan) mengkartu merah Alexis Sanchez setelah melanggar Fabinho.

Wasit Antonio Mateu Lahoz (kanan) mengkartu merah Alexis Sanchez setelah melanggar Fabinho.

Foto: EPA-EFE/PETER POWELL
Alexis Sanchez diganjar kartu merah setelah menerima dua kartu kuning.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Mantan pelatih Arsenal Arsene Wenger menuduh pemain Liverpool Fabinho curang saat melawan Inter Milan pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, di Stadion Anfield, Rabu (9/3/2022). The Reds lolos ke perempat final meskipun kalah 0-1 karena menang 2-0 pada leg pertama di markas Inter. 

Alexis Sanchez diganjar kartu merah setelah menerima dua kartu kuning beberapa saat setelah gol Lautaro Martinez karena melanggar Fabinho. Wenger menilai pemain asal Brasil tersebut melakukan aksi curang sehingga Sanchez diusir keluar lapangan. 

Baca Juga

“Dia curang, dia membuatnya terlihat lebih. Mungkin dia kesakitan, dia tersentuh oleh Sanchez. Anda tidak bisa mengatakan itu sepenuhnya palsu,” ujar Wenger dilansir dari football365, Rabu (9/3).

Menurut Wenger, Sanchez tak bermaksud menyakiti kaki Fabinho. Mantan pemain Arsenal tersebut lebih dulu menyentuh bola. Wenger menyebut wasit mengakhiri pertandingan di saat yang salah. Seandainya dalam 25 menit terakhir tim bermain 11 lawan 11, Wenger mengaku akan menyaksikan pertandingan menarik.

Kendati demikian secara keseluruhan Wenger menilai Liverpool pantas lolos setelah tiga kali peluang mereka membentur tiang. Meskipun dia menilai keputusan wasit mengeluarkan Sanchez membuat pertandingan kurang menarik.

Adapun mantan bek Liverpool Jamie Carragher mengeklaim Virgil van Dijk bersalah atas gol Martinez. Ia justru melihat Inter Milan lebih baik di leg kedua. Carragher mengatakan akan menjaganya lebih ketat seandainya bertindak sebagai bek.

“Anda dapat melihat perbedaan antara Serie A dan Liga Primer. Liverpool tidak dalam performa terbaik dan seharusnya masih bisa mencetak dua gol mengingat peluang yang dimiliki Mo Salah,” ujarnya. 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA