Senin 28 Feb 2022 16:59 WIB

Warga Terdampak Erupsi Semeru Temui Bupati Semarang

Ucapkan terima kasih mushala dan rumah warga telah dibangun kembali. 

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Fernan Rahadi
Bupati Semarang, H Ngesti Nugraha (tengah) saat menerima dua warga terdampak erupsi gunung Semeru dari Dusun Renteng, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur di rumah dinas Bupati semarang di Ungaran, kabupaten Semarang, Senin (28/2).
Foto: Istimewa
Bupati Semarang, H Ngesti Nugraha (tengah) saat menerima dua warga terdampak erupsi gunung Semeru dari Dusun Renteng, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur di rumah dinas Bupati semarang di Ungaran, kabupaten Semarang, Senin (28/2).

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN -- Dua orang warga Dusun Renteng, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menyempatkan datang ke Ungaran, ibu kota Kabupaten Semarang, Jawa Tengah untuk menemui Bupati Semarang, H Ngesti Nugraha.

Keduanya, Sanan (80) dan Subaeri (38), diterima Bupati Semarang yang berada di kompleks Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang. Secara khusus, mereka ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan warga Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

Berkat dukungan dan bantuan warga Kecamatan Getasan, warga terdampak erupsi gunung Semeru di wilayah Dusun Sumberwungkal beberapa waktu lalu kini telah memiliki mushala untuk beribadah serta tempat tinggal yang cukup layak.

“Kami ingin menyampaikan terimakasih atas dukungan warga dan para relawan Kecamatan Getasan,” ungkap pria yang akrab disapa Mbah Sanan ini, sambil menyerahkan setandan pisang sebagai buah tangan.

Saat erupsi gunung Semeru, jelasnya, sejumlah mushala dan puluhan rumah warga di lingkungan Dusun Renteng mengalami kerusakan sedang hingga parah, hingga ratusan jiwa harus tinggal sementara dan beribadah di tempat pengungsian.

Termasuk di antaranya dua bangunan rumah milik Sanan yang hancur dan tak berbekas beserta seluruh isinya akibat terjangan lahar dingin erupsi gunung Semeru.

Ia juga menjelaskan, dukungan para relawan dari Kabupaten Semarang, sangat membantu warga Dusun Renteng dalam membangun kembali hunian serta fasilitas umum yang mengalami kerusakan.      

Bahkan para relawan dari Kecamatan Getasan datang ke lokasi terdampak di dusunnya sangat  membantu proses penanganan darurat maupun masa pemulihan pascabencana kepada warga yang terdampak.

Kini 15 kepala keluarga (KK) di lingkungan Dusun Renteng sudah memiliki tempat tinggal sederhana yang cukup nyaman untuk dihuni. “Termasuk tempat ibadah yang sebelumnya juga hancur,” jelas mbah Sanan didampingi Subaeri serta sejumlah relawan Satuan Emergency Relawan Indonesia (SERI) Cabang Getasan, Kabupaten Semarang.

Sementara itu, Koordinator Lapangan SERI Cabang Getasan, Ardian Kurniawan Santosa menyampaikan, Mbah Sanan merupakan salah satu warga penerima manfaat rumah sederhana yang dibangun SERI di Dusun Renteng.

Sebelumnya, setelah diturunkan di lokasi bencana wilayah Dusun Renteng, relawan SERI tetelah melakukan assesmen kebutuhan warga terdampak. Para relawan kemudian menghimpun dana dari masyarakat di Kecamatan Getasan, untuk membantu penanganan bencana Semeru.

Kini rumah berukran 5 x 6 meter persegi kini telah berdiri menggantikan dua tempat tinggal Mbah Sanan yang hilang diterjang lahar dingin. Total ada delapan rumah sederhana dan satu mushala yang dibangun para relawan SERI di lokasi bencan tersebut.

“Dananya bersumber dari donasi teman- teman komunitas, warga Kecamatan Getasan serta bantuan Bupati Semarang,” jelasnya.

Terpisah Bupati Semarang, H Ngesti Nugraha mengapresiasi semangat dan kerja keras para relawan SERI Kecamatan Getasan yang terjun ke lokasi bencana di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang dalam tiga bulan terakhir.

Karena bantuan yang diberikan tidak hanya membangun kembali tempat ibadah dan rumah warga terdampak. Namun juga dukungan bahan kebutuhan pokok guna meringankan warga terdampak.

“SERI jga membagika lebih dari seribu paket sembako serta menyalurkan dana lebih dari 200 juta yang digalang dari donasi warga Kecamatan Getasan,” tegas Bupati Semarang, didampingi anggota DPRD asal Kecamatan Getasan, Rizka Dwi Prasetyo serta Camat Getasan, Istichomah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement