Friday, 14 Muharram 1444 / 12 August 2022

Sekjen PBB ke Putin: Atas Nama Kemanusiaan Hentikan Perang!

Kamis 24 Feb 2022 12:03 WIB

Rep: Fergi Nadira B/ Red: Esthi Maharani

Sebuah kendaraan lapis baja meluncur di jalan di luar Donetsk, wilayah yang dikuasai oleh militan pro-Rusia, Ukraina timur, Selasa malam, 22 Februari 2022.

Sebuah kendaraan lapis baja meluncur di jalan di luar Donetsk, wilayah yang dikuasai oleh militan pro-Rusia, Ukraina timur, Selasa malam, 22 Februari 2022.

Foto: AP/AP
Sekjen PBB minta Putin menghentikan perang atas nama kemanusiaan

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres membuat permohonan menit terakhir pada Rabu (23/2/2022) waktu setempat kepada Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menghentikan perang 'atas nama kemanusiaan'. Ini dilakukan setelah pemimpin Rusia mengumumkan operasi militer di Ukraina Timur.

"Presiden Putin, atas nama kemanusiaan, bawa pasukan Anda kembali ke Rusia," kata Guterres, berbicara setelah pertemuan darurat Dewan Keamanan di Ukraina.

"Konsekuensi dari perang akan menghancurkan Ukraina dan berdampak luas bagi ekonomi global," katanya.

Vladimir Putin mengumumkan operasi militer khusus Kamis (24/2/2022) pagi di wilayah Donbas, Ukraina Timur. Dalam pidato yang disiarkan televisi, Putin mengatakan, orang-orang Donbas meminta bantuan Rusia, menurut kantor berita Rusia TASS.

"Dalam hal ini saya memutuskan untuk melakukan operasi militer khusus," katanya. Menyusul pengumuman Putin, ledakan besar dilaporkan terjadi di ibu kota Ukraina, Kyiv dan Kramatorsk.

Baca juga : Rupiah Bergerak Melemah Dipicu Meningkatnya Konflik Rusia-Ukraina

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA