Kamis 24 Feb 2022 01:11 WIB

Tekan Populasi Kucing, Pemkot Jakbar Gelar Operasi Sterilisasi

Ada 100 kucing peliharaan yang didaftarkan para pemiliknya.

Pemerintah Kota Jakarta Barat melakukan operasi sterilisasi kucing peliharaan untuk menekan pertambahan populasi kucing. (ilustrasi)
Foto: STRAIT TIMES
Pemerintah Kota Jakarta Barat melakukan operasi sterilisasi kucing peliharaan untuk menekan pertambahan populasi kucing. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Kota Jakarta Barat melakukan operasi sterilisasi kucing peliharaan untuk menekan pertambahan populasi kucing. Hal ini dilakukan guna mewujudkan DKI Jakarta sebagai wilayah anti rabies pada 2022.

"Ada 100 kucing peliharaan yang sudah didaftarkan pemiliknya untuk disterilisasi. Ini sesuai target," kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat, Iwan Indrianto, di Balai Penyuluhan Pertanian, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (23/2/2022).

Baca Juga

Iwan mengatakan, 100 kucing peliharaan itu sudah didaftarkan pemiliknya di kecamatan sejak beberapa hari lalu. Setelah didaftarkan, para petugas Sudin KPKP tiap kecamatan melakukan verifikasi sesuai dengan persyaratan.

"Syaratnya kucing itu harus jantan, berusia di tiga tahun ke atas, kondisinya sehat, dan ada pemiliknya. Itu yang diutamakan," kata Iwan.

Menurut Iwan, setelah lolos verifikasi, kucing tersebut dijadwalkan operasi sterilisasi di Balai Penyuluhan Pertanian, di Kecamatan Kembangan pada Rabu hari ini. Iwan melanjutkan, proses penerimaan hewan untuk dioperasi dibagi menjadi dua kelompok, guna mengantisipasi adanya kerumunan di Balai Penyuluhan Pertanian.

Kelompok pertama, mulai 07.30 WIB hingga 10.30 WIB, serta kelompok kedua mulai pukul 11.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Setelah proses operasi sterilisasi selesai, kata dia, Sudin KPKP akan terus memantau kondisi kesehatan kucing.

"Kami mengimbau pemilik kucing, untuk memberikan makan secukupnya dan jangan dimandikan untuk menjaga kesehatannya," jelas dia.

Iwan menjelaskan, kegiatan operasi sterilisasi kucing ini hanya berlangsung selama satu hari, tapi tidak menutup kemungkinan pihaknya akan menggelar kegiatan seperti ini pada kesempatan berikutnya. Dia berharap, upaya ini dapat membantu Pemerintah Provisi DKI Jakarta dalam menekan pertambahan populasi kucing di Jakarta.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement