Rabu 23 Feb 2022 14:03 WIB

SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Korban Banjir di Jeneponto

Korban ditemukan di lokasi berjarak 19 kilometer di titik awal kejadian.

Sejumlah warga melakukan pertolongan korban tenggelam (ilustrasi)
Foto: Antara/Oky Lukmansyah
Sejumlah warga melakukan pertolongan korban tenggelam (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR --  Tim SAR gabungan bersama Basarnas mengevakuasi jenazah laki-laki bernama Raki, berusia 19 tahun yang dilaporkan hilang karena terseret arus sungai saat banjir pada Ahad (20/2/2022) di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. "Jenazah korban ditemukan warga Batu Le'leng dan diinformasikan ke tim SAR gabungan, sehingga bersama-sama ke lokasi penemuan berjarak 19 kilometer di lokasi kejadian awal," kata Komandan Tim Pos Basarnas Unit Siaga Bantaeng, Hamka, dari Jeneponto, Senin (23/2/2022).

Usai penemuan itu, jenazah almarhum lalu dievakuasi tim ke rumah duka, didampingi camat setempat. Operasi gabungan juga melibatkan BPBD Jeneponto, TNI, Polri, Tagana, SAR Bulukumba dan SAR UNM, beserta keluarga korban. Korban dilaporkan hilang oleh pihak keluarga setelah terjatuh ketika melintas di Jembatan Sungai Batumopang, Kabupaten Jeneponto pada Ahad (20/2).

Baca Juga

Saat itu, kondisi cuaca buruk, berupa hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang. Kondisi itu berdampak terhadap volume air sungai yang meluap dan mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah setempat. 

Jenazah korban ditemukan setelah tiga hari pencarian tim SAR gabungan bersama warga, di Batu Le'leng. Korban terseret arus Sungai Batumpoang saat banjir di kabupaten setempat.

Kepala Kantor Basarnas Sulsel Djunaidi menambahkan saat ini korban telah dievakuasi ke rumah duka untuk kemudian diserahkan ke pihak keluarga guna pemakaman. "Kami sangat mengimbau kepada warga yang berada di sekitaran aliran sungai untuk tetap waspada. Dikarenakan cuaca yang sangat ekstrem, dengan intensitas hujan yang terus-menerus, sehingga kemungkinan sungai akan meluap, karenanya harus tetap waspada," ucapnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement