Kamis 17 Feb 2022 23:52 WIB

Banjir Landa Sukabumi, Satu Warga Meninggal dan Satu Lainnya Luka-Luka

Bencana banjir dan longsor menerjang sebanyak 68 titik di Kota Sukabumi

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi meninjau lokasi banjir di Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Kamis (17/2/2022) malam
Foto: Republika/Riga Nurul Iman
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi meninjau lokasi banjir di Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Kamis (17/2/2022) malam

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Bencana banjir dan longsor menerjang sebanyak 68 titik di Kota Sukabumi, Kamis (17/2/2022). Dampaknya, seorang warga meninggal dan satu lainnya mengalami luka-luka.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menyebutkan, hingga Kamis malam ada sebanyak 68 titik lokasi bencana. "Hingga pukul 21.00 WIB ada sebanyak 68 titik bencana yakni 59 banjir dan 9 titik longsor," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardhani kepada wartawan.

Baca Juga

Di mana yang paling parah di Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros. Di lokasi itu ada satu orang warga meninggal dan satu warga lainnya luka-luka.

Korban meninggal atas nama Enung (80 tahun). Di mana korban dalam kondisi sakit stroke dan tidak bisa menyelamatkan diri. Sementara korban luka atas nama Kandi (55) dan keduanya sudah dievakuasi ke rumah sakit.

Imran mengatakan, banjir ini akibat dari meluapnya Sungai Sudajaya yang berdampak pada puluhan rumah tergenang banjir karena posisinya di bawah aliran air. Hingga kini tim BPBD dan relawan masih melakukan penyisiran di lokasi bencana

Dari 68 titik lanjut Imran, petugas telah menyisir 16 lokasi dan terus berjalan ke titik lainnya. Perugas yang dikerahkan sebanyak 24 personel dan dibantu relawan dan jumlah kerusakan masih dilakukan pendataan.

Sebelumnya, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan Dandim 0607 Kota Sukabumi Letkol Inf Dedy Arianto yang langsung memantau titik bencana banjir di sekitar Jembatan Merah Keluraha Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kamis malam.

Pada momen tersebut wali kota memimpin langsung penanganan bencana bersama aparat wilayah yakni Camat Baros Samiarto, Lurah Jayaraksa, BPBD Kota Sukabumi dan elemen lainnya. "Saya bersama Pak Dandim turun langsung ke lapangan untuk mempercepat penanganan bencana," ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi disela-sela meninjau lokasi bencana.

Bahkan dalam pemantauannya, wali kota ikut terjun membantu penanganan banjir di Baros. Selain itu ikut juga melakukan koordonasi penanganan bencana di titik lainnya.

Fahmi mengatakan, dalam penanganan bencana ini melibatkan sejumlah pihak yakni BPBD Kota Sukabumi, Tagana, Karangtaruna, Damkar, aparat TNI/Polri, dan para relawan lainnya.

Menurut Fahmi, petugas dikerahkan secara maksimal untuk penanganan bencana. Selain itu ia mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi bencana di tengah tingginya intensitas hujan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement