Sunday, 27 Zulqaidah 1443 / 26 June 2022

Rangnick Pimpin Proyek Manchester United dalam Mendatangkan Haaland

Selasa 15 Feb 2022 14:51 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Gilang Akbar Prambadi

 Erling Haaland dari Dortmund bereaksi selama pertandingan sepak bola Bundesliga Jerman antara Hertha BSC dan Borussia Dortmund di Berlin, Jerman, 18 Desember 2021.

Erling Haaland dari Dortmund bereaksi selama pertandingan sepak bola Bundesliga Jerman antara Hertha BSC dan Borussia Dortmund di Berlin, Jerman, 18 Desember 2021.

Foto: EPA-EFE/FILIP SINGER
Sayangnya, Manchester United kini tidak memiliki dominasi seperti dulu.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manchester United mengalami kebuntuan setelah Cristiano Ronaldo yang sulit mencetak gol. Tidak hanya itu, cedera Edinson Cavani yang panjang membaut Manchester United membutuhkan striker baru di musim panas ini. 

Manajer interim Manchester United, Ralf Rangnick telah menjelaskan bahwa tim butuh tambahan opsi lini depan. Masalahnya, daftar nama calon pemain bisa saja diubah jika klub tidak mengamankan posisi empat besar di klasemen akhir.

Baca Juga

Nama pemain Borussia Dortmund, Erling Haaland, kembali dikaitkan kepindahannya ke Old Trafford. Meskipun sulit membayangkan dia berseragam Manchester United tanpa iming-iming Liga Champions.

Dilansir dari laman Manchester Evening News, Selasa (15/2/2022), MEN melaporkan bahwa Rangnick telah berdiskusi dengan ayah Haaland, Alf-Inge untuk meyakinkan sang putra pindah ke Manchester. 

Sayangnya, Manchester United kini tidak memiliki dominasi seperti yang mereka miliki dulu. Itu karena di saat yang sama, ada Real Madrid yang juga ingin membawa Haaland. Tentunya posisi Real Madrid lebih diuntungkan mengingat mereka punya kepastian untuk bermain di Liga Champions.

Di sisi lain, penggemar sudah bosan dengan Manchester United yang selalu menargetkan papan atas hanya untuk menyenangkan penggemar. Padahal, banyak pemain yang direkrut justru gagal menunjukkan kualitasnya. 

Otomatis hal tersebut membuat penggemar menurunkan ekspektasi pada tim. Padahal, Manchester United memiliki pemain promosi yang bisa dikembangkan untuk menjadi pemain besar. Sehingga alih-alih merekrut nama besar, Setan Merah bisa membuat pemain menjadi besar.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA