Saturday, 3 Zulhijjah 1443 / 02 July 2022

Sadar akan Tuntutan Gelar Liga Champions, Guardiola Singgung Para Pencemburu City

Selasa 15 Feb 2022 11:45 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Pelatih kepala Manchester City Pep Guardiola memberi isyarat selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester City dan Brentford di Stadion City of Manchester di Manchester, Inggris, Rabu, 9 Februari 2022.

Pelatih kepala Manchester City Pep Guardiola memberi isyarat selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester City dan Brentford di Stadion City of Manchester di Manchester, Inggris, Rabu, 9 Februari 2022.

Foto: AP/Jon Super
Bagi dia, City sudah masuk dalam jajaran klub sukses.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Manchester City Pep Guardiola menegaskan dirinya tidak tertekan dengan tuntutan untuk memenangkan gelar Liga Champions musim ini. City kalah 0-1 dari Chelsea pada musim lalu di Estadio Dragao Porto melalui gol tunggal Kai Havertz tiga menit sebelum jeda. 

Guardiola dua kali menang dalam kompetisi selama waktunya bertanggung jawab atas Barcelona, ​​​​tetapi tidak bisa membawa Bayern Muenchen lebih jauh dari semifinal selama tiga tahun di Jerman dan sejauh ini tidak mampu memberikan permata di mahkota sepak bola Eropa ke Manchester. 

Baca Juga

Pekan lalu, pria Spanyol itu berpendapat bahwa mereka yang mengatakan jika tidak bisa membawa gelar Eropa sama dengan kegagalan di Etihad, adalah perkataan orang yang iri dengan kesuksesan City di tempat lain. "Anda dapat bertanya sebanyak yang Anda inginkan (tentang tekanan). Apakah itu mengganggu saya? Tidak," tegas Guardiola dikutip dari Sky Sports, Selasa (15/2/2022).

"Kami di sini, kami berada di Liga Champions. Merupakan suatu kehormatan, senang melakukan perjalanan ke Portugal untuk mencoba bersaing dengan baik dan mencoba memenangkan pertandingan. (Apa yang terjadi) di lapangan akan menentukan peluang kami," tegasnya. 

Dia menyadari, bagi mereka yang berkecimpung dalam bisnis sebagai manajer maka harus siap dihukum oleh kritik ketika gagal. Itu terjadi kepada semua manajer. Jadi, kata dia, ini tidak sepenuhnya menjadi masalah. "Jika merasa itu sebuah masalah, lebih baik mulai cari pekerjaan lain," katanya. 

Guardiola mengatakan untuk melakukan yang lebih baik dari musim lalu tidaklah mudah. Tim senang berada di kompetisi ini pada tahap ini karena tahu betapa pentingnya Liga Champions. Tapi, dia memastikan timnya tetap menganggap setiap pertandingan Liga Primer Inggris serius. 

"Kami melihat bagaimana kami berperilaku melawan Norwich adalah bukti terbaik bahwa kami ingin melakukannya di setiap pertandingan, tidak hanya di Liga Champions," kata dia. 

"Ini yang saya inginkan. Kami tampil untuk diri kami sendiri; kami bersaing untuk diri kami sendiri. Apa yang kami cari adalah berperilaku di setiap pertandingan seperti yang harus kami lakukan. Kami telah melakukannya dalam beberapa tahun terakhir dan saya pikir tidak akan ada pengecualian besok," kata dia.

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA