Tuesday, 29 Zulqaidah 1443 / 28 June 2022

Bantah Tudingan Scholes, Rangnick Ingin Pemain MU Lebih Agresif dan Kejam

Ahad 13 Feb 2022 05:32 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Israr Itah

 Pemain Southampton Che Adams (ketiga kanan) merayakan dengan rekan setimnya setelah mencetak gol pertama timnya saat pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester United dan Southampton di stadion Old Trafford di Manchester, Inggris, Sabtu (12/2/2022).

Pemain Southampton Che Adams (ketiga kanan) merayakan dengan rekan setimnya setelah mencetak gol pertama timnya saat pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester United dan Southampton di stadion Old Trafford di Manchester, Inggris, Sabtu (12/2/2022).

Foto: AP/Jon Super
MU ditahan imbang Southampton 1-1 setelah sempat unggul dan punya banyak peluang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ralf Rangnick menginginkan lebih banyak agresivitas dan 'kekejaman' dari para pemain Manchester United (MU) setelah gagal meraih poin penuh pada laga pekan ke-25 Liga Primer Inggris. MU unggul lebih dulu, tapi kemudian dibobol Southampton sehingga membuat skor 1-1 yang bertahan hingga laga di Old Trafford, Sabtu (12/2/2022), berakhir.

Musim lau, Ole Gunnar Solskjaer memimpin MU memetik kemenangan 9-0 melawan The Saints di Old Trafford. Rangnick yang menggantikan Solskjaer di kursi pelatih, sepertinya akan mengikuti jejak Solskjaer meraih kemenangan meskipun bukan dengan skor besar. Sebab MU terlihat agresif pada babak pertama dan bisa mencuri gol melaui Jadon Sancho.

Baca Juga

Namun pertahanan Setan Merah bermasalah, terutama dalam meredam serangan balik. Che Adams mencetak gol penyeimbang tak lama setelah babak kedua dimulai. Tim tamu bahkan memiliki peluang untuk meraih kemenangan langka di Old Trafford, yang banyak melakukan kesalahan di depan gawang.

Bagi Setan Merah ini adalah kali ketiga mereka ditahan imbang setelah sempat unggul satu gol. Performa buruk ini membuat legenda MU Paul Scholes menilai para juniornya tidak punya motivasi dan enggan bekerja keras. Namun Rangnick dengan tegas membantahnya.

"Saya tidak berpikir siapa pun di luar sana harus percaya bahwa para pemain tidak peduli, bahwa mereka suka mengalami hal-hal seperti itu secara berurutan," kata Rangnick dikutip dari Independent.

"Pertanyaannya adalah dengan kelompok pemain yang kami miliki, bagaimana kami bisa menjadi lebih kompak, lebih agresif dan bahkan lebih kejam. Ini tentang mempertahankan keunggulan," kata dia menambahkan.

Rangnick juga menggarisbawahi masalah MU dalam mengonversi peluang menjadi gol. Cristiano Ronaldo kembali gagal mencetak gol dan ini menjadi pertandingan keenam ia tak bisa menggetarkan jala gawang.

Ia menilai para pemainnya sulit untuk tetap kompak dalam jangka waktu yang lebih lama sepanjang pertandingan.  "Ini salah satu masalah kami. Yang lainnya adalah kami tidak cukup memanfaatkan peluang yang kami ciptakan. Hari ini kami memiliki rasio gol yang diharapkan 2,57 berbanding 0,7 dari Southampton," kata Rangnick.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA