Jumat 11 Feb 2022 04:57 WIB

Pemkot Medan Berupaya Kendalikan Lonjakan Kasus Covid-19

Pemkot Medan terus mempercepat vaksinasi, termasuk booster .

Wali Kota Medan Bobby Nasution (kedua kanan) berbincang dengan petugas parkir  (ilustrasi)
Foto: ANTARA/Fransisco Carolio
Wali Kota Medan Bobby Nasution (kedua kanan) berbincang dengan petugas parkir (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Pemerintah Kota Medan, Sumatra Utara, berupaya melakukan berbagai langkah mengendalikan lonjakan kasus baru di tengah pandemi Covid-19 di daerah ini. "Sempat melandai, bahkan nol kasus. Kini Covid-19 di Kota Medan menunjukkan peningkatan," terang Wali Kota Medan, Bobby Nasution dalam keterangan tertulis yang diterima di Medan, Kamis (10/2/2022).

Wali kota mengaku langsung bergerak cepat guna menurunkan angka penyebaran dengan penguatan progresivitas vaksinasi, termasuk booster (dosis penguat). Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Medan hingga Ahad (6/2), menyebut cakupan vaksinasi dosis pertama di angka 93,51 persen dan 76,64 persen untuk vaksinasi dosis kedua. Sementara vaksinasi booster yang diberlakukan sejak Rabu, 12 Januari 2022 oleh pemerintah pusat untuk di Kota Medan baru mencapai 4,90 persen.

Baca Juga

"Pemkot Medan terus mempercepat vaksinasi, termasuk booster, tidak hanya bagi lansia (lanjut usia) dan kelompok rentan, tapi juga para pekerja," ungkap Bobby.

Ia melanjutkan bahwa pemkot tetap melakukan penegakan protokol kesehatan (prokes) sesuai pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1 di Kota Medan. Wali kota juga telah menginstruksikan seluruh jajaran hingga tingkat lingkungan kembali mengaktifkan penanganan Covid-19, termasuk menerapkan PPKM mikro.

Bobby mengungkapkan, bagi warga yang terpapar lebih lima orang di satu lingkungan harus dirawat di lokasi isolasi terpusat (isoter) untuk mencegah transmisi lokal. "Upaya pencegahan terus dilakukan hingga saat ini. Kami juga mengajak masyarakat yang mengalami gejala ringan dan sedang agar melakukan isolasi di isoter yang disediakan Pemkot Medan," ujarnya. Bobby menegaskan, hingga saat ini bed occupancy rate di Kota Medan masih di bawah dua persen dan nihil kematian." tegas Bobby.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement