Selasa 08 Feb 2022 03:04 WIB

Penerapan Prokes Berkurang, Kasus Covid-19 Meningkat

Warga setempat yang terpapar Covid-19 dinyatakan bergejala ringan

Petugas medis menyuntikkan cairan vaksin kepada seorang pengunjung pasar pada vaksinasi COVID-19 di Pasar Tradisional Manonda, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (22/1/2022). Selain melayani vaksin dosis pertama dan kedua, vaksinasi COVID-19 yang difasilitasi Polres dan Dinas Kesehatan setempat itu juga melayani vaksin booster atau dosis ketiga untuk memperluas cakupan vaksin mempercepat kekebalan komunal.
Foto: Antara/Basri Marzuki
Petugas medis menyuntikkan cairan vaksin kepada seorang pengunjung pasar pada vaksinasi COVID-19 di Pasar Tradisional Manonda, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (22/1/2022). Selain melayani vaksin dosis pertama dan kedua, vaksinasi COVID-19 yang difasilitasi Polres dan Dinas Kesehatan setempat itu juga melayani vaksin booster atau dosis ketiga untuk memperluas cakupan vaksin mempercepat kekebalan komunal.

REPUBLIKA.CO.ID, PALU--Dinas Kesehatan Kota Palu mengingatkan warga di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah itu, untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan sebab penularan Covid-19 mulai meningkat akhir-akhir ini. "Berdasarkan data sementara pada Minggu (6/2) jumlah warga terpapar Covid-19 mengalami peningkatan dari 12 kasus menjadi 37 kasus," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu Ilham di Palu, Senin (7/2).

Ia menjelaskan peningkatan kasus ini tidak terlepas dari penerapan prokes yang kendur. Oleh karena itu, warga harus patuh terhadap imbauan pemerintah agar penularan virus ini bisa ditekan.

Baca Juga

Sejauh ini, warga setempat yang terpapar Covid-19 dinyatakan bergejala ringan sehingga perawatan dilakukan dengan cara isolasi mandiri. Meski begitu, pemerintah daerah setempat secara konsisten melakukan upaya penelusuran terhadap mereka yang terpapar dengan metode 3T (testing, tracing, dan treatmen) sebagai bentuk pengendalian penularan pandemi."Tim surveilans sudah bergerak intens di lapangan melakukan penelusuran siapa-siapa saja yang kontak erat dengan warga terpapar dibantu tenaga medis puskesmas," ujar Ilham.

Dinkes Kota Palu juga menggencarkan vaksinasi dosis pertama dan kedua di seluruh wilayah, termasuk vaksinasi lanjutan bagi anak usia 6-11 tahun.

Berdasarkan data hari ini, capaian vaksinasi dosis pertama Kota Palu 95,66 persen atau sebanyak 253,936 jiwa, dosis kedua 66,26 persen atau sebanyak 175.884 jiwa dengan total sasaran 265.462 jiwa.

Khusus sasaran kelompok rentan dan lansia, tercatat dari target 21.459 jiwa, tervaksinasi 47,32 persen, tenaga kesehatan 5.593 jiwa tervaksinasi atau 110,85 persen, masyarakat umum 172.233 jiwa tervaksinasi atau84,57 persen,dan pelayan publik 29.893 jiwa tervaksinasi atau 174,26 persen."Saat ini Kota Palu berada di kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 berdasarkan penetapan Menteri Dalam Negeri (Mendagri)," kata Ilham.

 

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement