Sabtu 05 Feb 2022 11:50 WIB

Joe Rogan Kembali Pandu Podcast Spotify, Tetap Kontroversial

Spotify diprotes karena biarkan podcast Joe Rogan soal misinformasi Covid-19.

Rep: Santi Sopia/ Red: Reiny Dwinanda
Penyanyi legendaris Neil Young (kiri) tak sudi berada di platform streaming yang sama dengan podcaster Joe Rogan yang dituduhnya telah menyebarkan misinformasi Covid-19.
Foto: AP
Penyanyi legendaris Neil Young (kiri) tak sudi berada di platform streaming yang sama dengan podcaster Joe Rogan yang dituduhnya telah menyebarkan misinformasi Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pembawa acara siniar kontroversial, Joe Rogan, kembali ke Spotify setelah absen selama sepekan dengan episode baru pada Jumat (4/2/2022). Rogan kembali dalam sesi wawancara dengan tamu Andy Stumpf, pensiunan Navy SEAL.

Rogan bersama Stumpf berbicara tentang waktu jedanya dari Spotify. Sejak mengeluarkan video pernyataan di Instagram beberapa hari lalu, Rogan mengaku tidak banyak yang bisa ia lakukan.

Baca Juga

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Joe Rogan (@joerogan)

"Ketika mendengar orang-orang yang kehilangan permainan perhatian informasi, pihak seperti CNN, ketika mereka meminta jaringan atau acara lain untuk disensor atau dibatasi, itu seperti, lakukan saja yang lebih baik," kata Rogan, seperti dilansir New York Post, Sabtu (5/2/2022).

Rogan menyatakan bahwa masa lockdown tidak menghentikan penyebaran SARS-CoV-2, virus corona tipe baru penyebab Covid-19. Dia menyoroti saat Montreal, Kanada menerapkan jam malam.

"Apa yang terjadi setelah pukul 10? Mereka menutup restoran dan bar di beberapa bagian Kanada, mereka hampir tidak beroperasi, bisnis mereka sudah hampir tidak hidup," kata Rogan.

Menurut Rogan, dari situ terlihat bahwa semua metode lockdown tidak berhasil. Cara itu tidak menghentikan penyebaran virus.

Stumpf bertanya lebih lanjut kepada Rogan apakah ia benar-benar telah mempertimbangkan untuk mengundang tamu tandingan yang bisa melawan pernyataan Rogan tentang Covid-19. Rogan menjawab, ada beberapa dari orang-orang itu yang merupakan dokter berpendidikan tinggi dengan perspektif berbeda dan bisa menjadi tamu di sesi mendatang.

"Tetapi mereka lebih berdasarkan fakta daripada narasi," kata podcaster anak emas Spotify itu.

Sebelumnya, dalam sebuah video Instagram yang duunggah pada 31 Januari 2022, Rogan meminta maaf atas komentarnya yang membuat gaduh. Dia meminta maaf jika banyak yang tidak menyukainya.

Menurut Rogan, dia tidak mencoba untuk mempromosikan informasi yang salah. Pria 54 tahun itu menegaskan tidak mencoba menjadi kontroversial.

Rogan menyebut, dirinya tidak pernah mencoba melakukan apa pun melalui podcast The Joe Rogan Experience selain hanya berbicara dengan tamu. Dia mengaku cuma mencoba melakukan percakapan yang menarik.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement