Sunday, 27 Zulqaidah 1443 / 26 June 2022

Bicara Persaingan Liga Inggris, De Buyne Ogah Sesumbar City Bakal Juara

Jumat 28 Jan 2022 20:27 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Muhammad Akbar

Pemain Manchester City Kevin De Bruyne terlihat selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Brentford dan Manchester City di Brentford Community Stadium di London, Rabu, 29 Desember 2021.

Pemain Manchester City Kevin De Bruyne terlihat selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Brentford dan Manchester City di Brentford Community Stadium di London, Rabu, 29 Desember 2021.

Foto: AP/Ian Walton
Anda hanya mencoba menjalani pertandingan demi pertandingan

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manchester City kokoh di puncak klasemen Liga Primer Inggris musim 2021/22. Dengan mengantongi 57 poin, the Citizens unggul sembilan angka atas Liverpool di kursi runner up.

Jarak yang cukup besar untuk dua tim dengan kualitas nyaris berimbang. Apakah keadaan demikian memuluskan langkah pasukan biru langit ke tangga juara? Gelandang City, Kevin de Bruyne menepis hal itu.
 
"Kami tahu ini belum berakhir. Di masa lalu kami telah melakukannya. Kami berada di belakang, ketinggalan banyak poin, dan kami mampu membalikkannya," kata De Bruyne di situs resmi klubnya, dikutip dari mirror.co.uk, Jumat (28/1).
 
Tak berlebihan apa yang dikatakan pesepakbola berkebangsaan Belgia itu. Musim lalu, City meraih trofi liga domestik setelah tertinggal dari rival-rivalnya terlebih dahulu. Fakta tersebut menjadi pelajaran berharga.
 
Sebelum benar-benar dipastikan, tak ada ruang untuk sesumbar. Semuanya berdasarkan perhitungan matematis. Apalagi Manchester Biru sudah memainkan lebih banyak pertandingan dibandingkan dengan Liverpool.
 
City telah tampil dalam 23 laga. Sementara, the Reds baru unjuk gigi di 22 partai. Jika anak asuh Juergen Klopp memenangi satu duel yang tertunda, maka selisih poin semakin menipis.
 
"Anda hanya mencoba menjalani pertandingan demi pertandingan, dan anda tahu, terkadang dalam periode seperti ini, situasi menjadi sulit," ujar De Bruyne.
 
Kedua tim akan bertemu lagi, menjelang pertengahan April nanti. Laga tersebut diprediksi menjadi penentuan juara. Khususnya bagi City.
 
Dengan catatan, mereka harus bisa mempertahankan selisih gol seperti ini hingga bigmatch di Etihad. Sebalinya, Liverpool bakal menjadikan partai itu, untuk menempel ketat sang rival.
 
Pertemuan pertama kedua tim, pada musim ini, berlangsung di Stadion Anfield, sekitar awal Oktober tahun lalu. Duel tersebut, berkesudahan imbang 2-2.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA