Tuesday, 6 Zulhijjah 1443 / 05 July 2022

Meninjau Jejak Sejarah Islam di Irlandia

Kamis 27 Jan 2022 06:37 WIB

Rep: Suara Muhammadiyah/ Red: Muhammad Subarkah

Muslim di Irlandia (ilustrasi)

Foto:
Perkembangan cepat Islam di Irlandia baru tampak pada pertengahan abad ke-20

Pada tahun 1970an, komposisi Muslim Irlandia kian beragam. Di era itu, datanglah para pekerja di bidang mesin pesawat untuk mendapatkan pelatihan di Irlandia. Mereka antara lain datang dari Aljazair, Libya, Arab Saudi dan Malaysia.

Perkembangan berikutnya terjadi di tahun 1980an. Setelah melalui penggalangan dana serta menjual bangunan lama di Harrington Street, komunitas Muslim Dublin membeli sebuah gereja Presbiterian lama di South Circular Road, Dublin. Gereja ini kemudian dialihfungsikan sebagai masjid. Dibuka sejak tahun 1983, masjid ini dikenal sebagai Masjid Dublin. Sebuah organisasi Islam Irlandia, Islamic Foundation of Ireland, berperan sebagai pengelola masjid ini. Selain menjadi tempat ibadah, secara perlahan-lahan masjid ini menjadi pusat kegiatan komunitas Muslim secara umum, termasuk dengan pembukaan sekolah nasional Islam di sana tujuh tahun setelah masjid itu dibuka.

Di era selanjutnya, pusat kegiatan komunitas Muslim Dublin tidak hanya berada di bagian utama kota Dublin. Masjid Dublin tetap ramai, namun kini kegiatan keislaman tumbuh juga di sisi Dublin yang lain, dalam hal ini di Clonskeagh, bagian pinggir kota Dublin. Donasi internasional memainkan peranan penting di sini.

Sheikh Hamdan bin Rashid al-Maktoum dari Uni Emirat Arab turun tangan membantu pendanaannya. Pada awal tahun 1990an ia memberikan sokongan finansial untuk membangun kompleks kegiatan keislaman, termasuk masjid, sekolah, dan pusat budaya Islam, di Clonskeagh. Fasilitas yang luas ini kemudian dikenal sebagai Islamic Cultural Centre of Ireland (ICCI), dan dibuka pada tahun 1996.

Dewasa ini, Islam merupakan agama ketiga terbesar di Irlandia. Menurut sensus pada tahun 2016, agama dengan pemeluk terbesar di negara itu ialah Katolik Roma (3,7 juta jiwa), Gereja Irlandia (sekitar 126.000 jiwa), dan Islam (kurang lebih 63.000 jiwa). Sebagai perbandingan, pada tahun 1969 Muslim di Irlandia hanya berjumlah sekitar 300 orang, sementara pada tahun 1991 jumlahnya 3.873 jiwa.

Umat Islam Irlandia terdiri dari para imigran dan warga asli Irlandia yang memilih memeluk agama Islam. Secara demografis, kaum Muslim Irlandia sangat global, karena berasal dari berbagai kawasan dunia, seperti Afrika, Asia, dan Eropa Timur. Yang lebih menarik lagi, tercatat bahwa 40 negara menjadi asal dari 63.000 Muslim Irlandia tersebut.

Sensus tersebut juga mencatat bahwa Islam merupakan agama dengan perkembangan tercepat di Irlandia, apalagi dengan mempertimbangkan bahwa komunitas Islam relatif baru di sana dan organisasi Islam di negara itu sendiri baru eksis pada tahun 1959, atau kurang dari enam dekade dari sensus itu.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA