Tuesday, 16 Syawwal 1443 / 17 May 2022

Faktor Penyebab Kekerasan dalam Rumah Tangga Menurut Aisyiyah

Selasa 25 Jan 2022 17:30 WIB

Rep: Ratna Ajeng Tedjomukti/ Red: Agung Sasongko

Kekerasan dalam rumah tangga (ilustrasi).

Kekerasan dalam rumah tangga (ilustrasi).

Foto: Agung Supriyanto
Persoalan kekerasan orang-orang terdekat sangat berkaitan dengan perilaku.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Ketua Ketua Majlis Hukum dan HAM PP Aisyiyah Atiyatul Ulya menjelaskan  persoalan kekerasan orang-orang terdekat sangat berkaitan dengan perilaku.  Para orang tua seharusnya menjadi pelindung keluarga. Tetapi kini banyak kasus suami maupun istri mereka menjadi pelaku. 

"Muhammadiyah dan Aisyiyah terus menjadikan konsep keluarga sakinah untuk masalah ini," ujar dia dalam webinar negara dan peran Muhammadiyah dalam upaya perlindungan perempuan dan anak, Selasa (25/1).

Baca Juga

Aisyiyah terus memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Terutama menanamkan pendidikan yang baik dalam memahami konsep keluarga sakinah.

Aisyiyah bekerja sama dengan Kemenag dalam pembinaan calon pengantin terutama dalam memahami keluarga sakinah mawadah warahmah. Dalam pembinaan ini sebelum menikah calon pasangan harus memahami fungsi yang dilakukan oleh ayah dan ibu. 

Penyebab kekerasan orang terdekat juga banyak faktor mulai dari usia menikah yang terlalu dini  sehingga dalam menghadapi masalah kurang dewasa. Selain itu juga karena faktor ekonomi. 

Apalagi dua tahun belakang krisis ekonomi akibat Covid-19, banyak rumah tangga yang bermasalah karena terlalu lama di rumah bahkan banyak yang tak memiliki pekerjaan.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA