Selasa 25 Jan 2022 17:20 WIB

Tangerang Hentikan Sementara Belajar Tatap Muka

Sekolah usia dini hingga menengah kembali belajar secara daring.

Sejumlah siswa mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN Pasar Baru 1, Kota Tangerang, Banten, Senin (25/10/2021). Pemerintah Kota Tangerang mulai melakukan PTM terbatas tingkat sekolah dasar (SD) yang diikuti 45 sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Tangerang Hentikan Sementara Belajar Tatap Muka
Foto: ANTARA/Fauzan
Sejumlah siswa mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN Pasar Baru 1, Kota Tangerang, Banten, Senin (25/10/2021). Pemerintah Kota Tangerang mulai melakukan PTM terbatas tingkat sekolah dasar (SD) yang diikuti 45 sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Tangerang Hentikan Sementara Belajar Tatap Muka

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Pemerintah Kota Tangerang di Banten memutuskan menghentikan sementara kegiatan pembelajaran tatap muka di tingkat pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah pertama mulai Rabu (26/1/2022). Langkah ini diambil menyusul peningkatan kasus penularan Covid-19.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan mulai Rabu (26/1/2022) kegiatan belajar mengajar di tingkat pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah pertama akan dilaksanakan dari jarak jauh via daring. "Kenaikan kasusnya dalam beberapa hari terakhir cukup drastis, makanya untuk menjaga anak-anak mulai besok proses belajar mengajar kembali online (daring) untuk sementara," katanya di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (25/1/2022).

Baca Juga

"Semoga kasusnya bisa segera turun, dan anak-anak bisa kembali ke sekolah," kata dia.

Arief menjelaskan, keputusan menghentikan sementara kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah diambil berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka penuh dan masukan dari organisasi profesi medis. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Dini Anggraeni sebelumnya mengatakan kasus penularan Covid-19 kembali meningkat di Kota Tangerang.

"Kasus harian Kota Tangerang di awal tahun hanya satu digit, tertinggi hanya tujuh kasus. Dua minggu terakhir ini, terlihat angka terus meningkat jadi dua digit dan sekarang sudah ratusan kasus per harinya. Jangan anggap remeh," katanya.

Sebagai gambaran, menurut data Dinas Kesehatan Kota Tangerang pada 12 Januari 2022 hanya ada 17 kasus Covid-19. Pada 23 Januari 2022, jumlahnya sampai 155 kasus per hari.

Dini mengatakan rumah isolasi terkonsentrasi (RIT) dan rumah sakit juga sudah kembali terisi pasien Covid-19. Menurut dia, saat ini sebanyak 24 pasien Covid-19 tercatat menempati RIT Jurumudi Baru yang berkapasitas 70 tempat tidur.

Sebanyak 91 pasien Covid-19 menjalani perawatan di 13 rumah sakit. Ia mengatakan bahwa tingkat keterisian tempat tidur pasien di RIT sekitar 34 persen dan tingkat keterisian tempat tidur pasien di rumah sakit sekitar 11 persen.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement