Friday, 26 Syawwal 1443 / 27 May 2022

Kondisi Aktor Cilik Matthew White Drop Sebelum Wafat, Mengapa Anak Bisa Kena Diabetes?

Selasa 25 Jan 2022 16:18 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Reiny Dwinanda

Aktor cilik Matthew White meninggal dunia dalam usia 12 tahun akibat diabetes, Ahad (23/1/2022).

Aktor cilik Matthew White meninggal dunia dalam usia 12 tahun akibat diabetes, Ahad (23/1/2022).

Foto: Instagram
Aktor cilik Matthew White meninggal dunia dalam usia 12 tahun akibat diabetes.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktris cilik Matthew White meninggal dunia dalam usia 12 tahun. Matthew wafat pada Ahad (23/1/2022) setelah menjalani perawatan di rumah sakit karena penyakit diabetes yang dideritanya.

"Emang dia itu sering bolak-balik check up ke rumah sakit, dan yang kemarin itu bisa dibilang dia drop banget jadi nggak ketolong," kata Vinki Hanafi, manajemen artis yang menaungi Matthew, saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (25/1/2022).

Baca Juga

Menurut Vinki, Matthew yang dikenal sebagai pemain film Danur 3 tersebut kini sudah dimakamkan di kampung halamannya di Tegal, Jawa Tengah. Kepergian Matthew menyisakan duka yang mendalam bagi banyak orang, termasuk lawan mainnya di film Danur, Prilly Latuconsina.

Dalam Instagram-nya, Prilly mengajak 45,5 juta pengikutnya untuk mendoakan Matthew. Ia mengaku merindukan aktor cilik tersebut.

"Dear Matthew, anak baik, anak pinter, anak manis. Sekarang kamu udah enggak sakit lagi ya sayang, pasti kamu udah bahagia di surga! I miss you so much! Cepet banget kamu perginya. We Love you Matt! Minta Al-fatihah untuk Matt ya temen-temen semua," kata Prilly.

Dalam keterangannya terdahulu, Prof Dr dr Aman Bhakti Pulungan SpA(K) menjelaskan, diabetes tipe 1 adalah tipe diabetes yang yang lebih sering terjadi pada anak-anak dan remaja. Namun, diabetes tipe 1 juga terkadang bisa menyerang bayi, balita, dan orang dewasa.

Diabetes tipe 1 terjadi akibat kelainan autoimun, di mana sistem kekebalan tubuh anak merusak atau menghancurkan pankreasnya sendiri, sehingga fungsi pankreas menjadi terganggu. Akibatnya, anak yang menderita diabetes tipe 1 hanya menghasilkan sedikit atau bahkan tidak menghasilkan hormon insulin sama sekali.

Kondisi ini bisa menyebabkan kadar gula darah meningkat dan lama-kelamaan merusak organ serta jaringan tubuh. Menurut data dari IDAI, angka kejadian diabetes pada anak usia 0-18 tahun di Indonesia meningkat hingga lebih dari 1.000 kasus dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini.

"Gejala yang harus diwaspadai orang tua, adalah ketika anak mengalami gejala berupa sering haus dan sering buang air kecil, serta banyak makan tapi berat badannya justru turun," kata Prof Aman.

Sementara itu, dr Aris Sunardi SpA dari Rumah Sakit Islam (RSI) Banjarnegara menyerukan agar para orang tua mewaspadai gejala awal diabetes pada anak. Ia mengingatkan, penyakit tersebut tidak hanya menyerang orang dewasa.

"Pada dasarnya, gejalanya sama seperti diabetes yang dialami orang dewasa," kata dr Aris di Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat (7/1/2022).

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA