Friday, 14 Muharram 1444 / 12 August 2022

Pasien Rawat Inap di RSDC Wisma Atlet Bertambah, Total Dekati 3.000 Orang

Selasa 25 Jan 2022 11:35 WIB

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Nur Aini

Bus yang membawa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari luar negeri saat menunggu antrean masuk untuk menjalani karantina di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Kamis (16/12).

Bus yang membawa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari luar negeri saat menunggu antrean masuk untuk menjalani karantina di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Kamis (16/12).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Jumlah pasien rawat inap di RSDC Wisma Atlet bertambah 95 orang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jumlah pasien yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Khusus Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta bertambah 95 orang pada Selasa (25/1/2022). Pasien rawat inap terkonfirmasi positif Covid-19 di Tower 5 dan 6 menjadi 2.957 orang.

"Jumlah semula (satu hari sebelumnya) 2.862 orang," kata Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I Kolonel Marinir Aris Mudian di Jakarta, Selasa (25/1/2022).

Baca Juga

Aris menyampaikan, terhitung sejak 23 Maret 2020 sampai 25 Januari 2022, jumlah pasien yang dirujuk ke RS Darurat Wisma Atlet sebanyak 136.674 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 132.040 pasien Covid-19 sembuh dan keluar dari rumah sakit.

Sementara itu, 1.081 pasien dirujuk ke rumah sakit lain. Aris mencatat, pasien meninggal di RS Darurat Wisma Atlet per 25 Januari 2022 sebanyak 596 orang.

Aris juga melaporkan sebaran pasien karantina di wilayah DKI Jakarta mulai dari RSDC Wisma Atlet Pademangan, RSDC Rusun Pasar Rumput, dan RSDC Rusun Nagrak. Di RSDC Wisma Atlet Pademangan, pasien karantina ditampung pada tower 8, 9, dan 10. Total pasien karantina saat ini sebanyak 2.907, 1.382 di antaranya pria dan 1.525 wanita.

Sedangkan di RSDC Rusun Nagrak, karantina dilakukan di tower 1, 2, 3, 5 dan 6. Total pasien karantina di fasilitas ini sebanyak 1.816 orang, bertambah 36 dari data kemarin hanya 1.780. Dari total pasien yang menjalani karantina di RSDC Rusun Nagrak, 820 merupakan pria dan 996 wanita.

Kemudian untuk jumlah karantina di RSDC Wisma Atlet Pademangan berkurang 39 dari data kemarin mencapai 2.946 orang. Sementara di RSDC Rusun Pasar Rumput, pasien karantina dipusatkan di tower 1, 2, dan 3. Kini, jumlahnya mencapai 2.439, berkurang 25 dari data kemarin sebanyak 2.464 orang. Dari total pasien karantina di RSDC Rusun Pasar Rumput, sebanyak 1.095 orang pria dan 1.344 perempuan.

Pasien karantina ini merupakan warga negara Indonesia yang direpatriasi, seperti Pekerja Migran Indonesia (PMI), WNI yang telah melakukan perjalanan dinas di luar negeri, dan pelajar yang sudah menyelesaikan studi di luar negeri.

Selain itu, Aris menyampaikan perkembangan situasi di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau. Jumlah pasien rawat inap di RSKI Pulau Galang pada Selasa (25/1) sebanyak 37 orang.

"Pasien rawat inap ada 37 orang terdiri atas 15 orang pria dan 22 perempuan. sebanyak 37 pasien itu seluruhnya terkonfirmasi positif Covid-19," kata Aris.

Aris mengatakan, dalam 24 jam terakhir pasien rawat inap di RSKI Pulau Galang bertambah 3 orang. Pasien rawat inap per 25 Januari 2022 sebanyak 37 orang, satu hari sebelumnya ada 34 orang.

Baca: Apakah Film Eat Pray Love Berdasarkan Kisah Nyata? Ini Faktanya

Baca: Jadwal Pemilu 2024 Ditetapkan, JoMan: Spekulasi Jokowi Tiga Periode Batal

Terhitung sejak 12 April 2020 sampai 25 Januari 2022, RSKI Pulau Galang menerima total 18.362 pasien. Dari jumlah itu, sebanyak 18.327 pasien telah keluar dari rumah sakit. RSKI Pulau Galang melaporkan sampai 20 Januari 2022 ada satu pasien meninggal dunia akibat Covid-19.

Baca: Rombongan Konvoi Mobil Mewah Klaim tak Sebabkan Kemacetan di Tol Andara

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA