Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Roy Keane Sarankan Tottenham Segera Lepas Dele Alli

Senin 24 Jan 2022 20:26 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Muhammad Akbar

Roy Keane

Roy Keane

Foto: EPA-EFE/Aidan Crawley
Pemain berusia 25 tahun itu hanya tampil 10 kali untuk Tottenham

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Legenda Manchester United (MU) Roy Keane meyakini gelandang serang Tottenham Hotspur, Dele Alli telah kehilangan motivasi bermain untuk kesebelasan asal London Utara. Itu setelah ia jarang masuk skuad utama the Lilywhites.

"Anak itu (Dele Alli) kehilangan mata harimau dan terkadang Anda harus membiarkan pemain pergi, karena itu sifat dasar dari sepak bola," kata Keane menegaskan dikutip Tribal Football, Senin (24/1).

Pemain berusia 25 tahun itu hanya tampil 10 kali untuk Spurs di ajang kompetisi Liga Primer Inggris 2021/2022 kali ini. Dele Alli pun tidak masuk rombongan Spurs yang berkunjung ke markas Chelsea pekan ke-23.

Praktis dengan kurangnya intensitas bermain Alli bukanlah sosok yang dibutuhkan pelatih Antonio Conte. Pihak klub pun tampaknya segera melepas sang pemain pada aktivitas transfer Januari 2022 ini.

Performa Alli mendapat tanggapan dari mantan pemain tengah Manchester United, Roy Keane. Ia menyebut, eks penggawa MK Dons sudah kehilangan rasa lapar bersama tim rival sekota Arsenal.

"Kamu sudah menghabiskan waktumu di sana, kamu tersesat, jadi lebih baik (Tottenham) melepas anak itu (Alli)," sambung pria asal Irlandia.

Kini desas-desus tentang masa depan Dele Alli semakin hangat. Kabarnya salah satu klub kaya Inggris, Newcastle United siap menampung sang pemain.

The Magpies diketahui membutuhkan bala bantuan untuk lini serang meskipun sudah mengeluarkan 25 juta pounds setelah mengikat penyerang Chris Wood dari Burnley.

Tottenham baru saja menelan kekalahan 0-2 dari Chelsea pada pekan ke-23 di Stadion Stamford Bridge. Hasil itu membuat mereka tertahan di peringkat ketujuh klasemen dengan koleksi angka 36 dari 11 kemenangan, tiga imbang dan enam kekalahan.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA