Saturday, 26 Zulqaidah 1443 / 25 June 2022

Jumlah Kasus Covid-19 Omicron di Kota Malang Bertambah

Selasa 25 Jan 2022 03:15 WIB

Rep: wilda fizriyani/ Red: Hiru Muhammad

Sejumlah pelajar mengikuti kegiatan vaksinasi Covid-19 di SMAN 2 Kota Malang (ilustrasi).

Sejumlah pelajar mengikuti kegiatan vaksinasi Covid-19 di SMAN 2 Kota Malang (ilustrasi).

Foto: Republika/Wilda Fizriyani
Total kasus positif Covid-19 di Kota Malang mencapai 15.758 orang hingga 24 Januari

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG --Jumlah kasus Covid-19 varian omicron di Kota Malang bertambah dua orang, Senin (24/1/2022). Hal ini berarti total ada tiga kasus Covid-19 omicron yang salah satunya sudah dinyatakan sembuh. 

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Malang, Husnul Muarif mengatakan, dua kasus Covid-19 omicron sudah masuk isolasi hari ke-11 per Selasa (25/1/2022).  "Karena tanpa gejala, bisa dinyatakan isolasi selesai dan sembuh," ucap Husnul saat ditemui wartawan di Kota Malang, Senin (24/1/2022).

Baca Juga

Mengingat tanpa gejala, maka treatment dua pasien Covid-19 hanya dengan peningkatan imunitas. Dengan kata lain, pasien cukup istirahat dengan baik dan asupan gizinya terpenuhi.

Husnul memastikan kedua pasien Covid-19 omicron ini tidak memiliki hubungan kekeluargaan. Namun hal yang pasti, pihaknya telah melakukan tracing untuk kontak erat dari kedua pasien. Hasilnya, tidak ada kasus terkonfirmasi positif dari kontak erat keduanya.

Meskipun ada kenaikan kasus Covid-19, Wali Kota Malang, Sutiaji memastikan okupansi rumah sakit masih terpantau landai. Hal ini bisa terjadi lantaran mayoritas pasien menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. Hal ini sesuai dengan anjuran pemerintah pusat bagi pasien OTG untuk menjalankan karantina mandiri.

Total kasus positif Covid-19 di Kota Malang telah mencapai 15.758 orang hingga 24 Januari 2022 pukul 14.29 WIB. Dari jumlah tersebut, 14.528 orang sembuh dan 1.133 orang dinyatakan meninggal. Sementara itu, kasus aktifnya naik menjadi sekitar 97 orang.

 

 

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA