Sunday, 27 Zulqaidah 1443 / 26 June 2022

Vaksinasi Covid-19 di Jambi Capai 82,81 Persen

Senin 24 Jan 2022 19:48 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Dua anak didampingi wali murid mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 untuk anak usia 6-11 tahun dari tenaga kesehatan di SDN 212 Kota Baru, Jambi, Selasa (11/1/2022). Vaksinasi yang difasilitasi Koramil 415-07/Pelayangan itu disambut antusias oleh wali murid.

Dua anak didampingi wali murid mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 untuk anak usia 6-11 tahun dari tenaga kesehatan di SDN 212 Kota Baru, Jambi, Selasa (11/1/2022). Vaksinasi yang difasilitasi Koramil 415-07/Pelayangan itu disambut antusias oleh wali murid.

Foto: ANTARA/Wahdi Septiawan
Hanya di Kabupaten Kerinci capaian vaksinasi belum 70 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Capaian vaksinasi Covid-19 di Provinsi Jambi mencapai 82,81 persen untuk dosis pertama. Dari 2.686.193 orang sasaran vaksinasi Covid-19, sebanyak 2.224.409 orang warga Jambi sudah divaksinasi.

"Capaian vaksinasi dosis pertama di Jambi 82,81 persen dan capaian vaksinasi dosis ke dua 59,43 persen," kata Kepala Bidang Informasi Publik Satgas Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah, Senin (24/1/2022).

Baca Juga

epala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Dokter Ferry Kusnadi mengatakan dari sebelas kabupaten dan kota di Provinsi Jambi hanya Kabupaten Kerinci yang capaian vaksinasi-nya belum mencapai 70 persen. Capaian vaksinasi COVID-19 Kabupaten Kerinci sebesar 68,5 persen.

Sementara capaian vaksinasi sepuluh kabupaten dan kota lainnya sudah melebihi 70 persen. Bahkan capaian vaksinasi COVID-19 Kota Jambi sudah lebih dari 100 persen.

"Harapannya capaian vaksinasi COVID-19 Kabupaten Kerinci pada pekan ini sudah melebihi 70 persen," kata Dokter Ferry.

Jika capaian vaksinasi COVID-19 sudah melebihi 70 persen maka kekebalan kelompok terhadap COVID-19 dapat terbentuk. Namun, untuk mengetahui kekebalan kelompok tersebut sudah terbentuk atau belum perlu dilakukan penelitian.

Dokter Ferry mengatakan secara umum Pemerintah Pusat melalaui Kementerian kesehatan telah melakukan survei kekebalan kelompok. Namun survei tersebut dilakukan secara global di seluruh provinsi dan tidak dilakukan lebih spesifik.

"Untuk Provinsi Jambi belum dilakukan survei kekebalan kelompok, namun jika mendesak maka Pemprov Jambi akan melakukan survei kekebalan kelompok," kata Dokter Ferry.

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA