Sunday, 27 Zulqaidah 1443 / 26 June 2022

Soal Scudetto, Pioli Tegaskan Laga Penentu AC Milan di Derby Della Madonnina

Selasa 25 Jan 2022 00:31 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih AC Milan, Stefano Pioli.

Pelatih AC Milan, Stefano Pioli.

Foto: EPA-EFE/Javier Lizon
Pioli memperingatkan bahwa AC Milan harus memenangkan partai versus Inter Milan.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Mengantongi satu angka dari dua partai terakhir jelas menghadirkan kekecewaan di pundak AC Milan. Pelatih Milan Stefano Pioli pun menegaskan kans timnya untuk mewujudkan mimpi sebagai juara Serie A Liga Italia 2021/2022 bakal ditentukan pada pekan ke-24.

Milan hanya mampu mengais satu angka saat menjamu tim rival Juventus pada giornata ke-23 di Stadion San Siro, Senin (24/1/2022) dini hari WIB. Tak ada gol yang dicetak oleh pasukan i Diavolo Rosso.

Baca Juga

Pioli pun memperingatkan bahwa Milan harus memenangkan partai versus Inter pada pekan selanjutnya, setelah bermain imbang kontra Juve. Pasalnya, andai i Rossoneri kembali mendapat hasil negatif maka Milan bakal tersingkir dari perebutan scudetto.

"Kami tahu laga versus Juventus dan Inter Milan bakal menyajikan banyak hal tentang masa depan kami. Jika kami tak mengalahkan Inter, maka kampanye kami sangat mirip dengan musim lalu," kata Pioli memperingatkan dikutip Football Italia, Senin (24/1/2022).

Pernyataan Pioli bertendensi pada mentalitas Rafael Leao dan kawan-kawan. Andai, Milan menang atas Inter pekan ke-24, maka Rossoneri masih berkesempatan untuk menjegal dominasi i Nerazzurri. Pun, apabila Milan kalah maka kesempatan terbesar dan fokus Milan yakni menyelamatkan tempat tiga besar klasemen seperti kampanye musim 2020/2021.

Berkat hasil imbang saat ini, i Rossoneri merosot ke posisi tiga klasemen dengan koleksi 49 poin sama dengan milik Napoli di kursi kedua, yang unggul secara head to head dari tim asal kota mode itu.

Sedangkan Inter yang menang dramatis dari Venezia 2-1 sukses memperlebar perolehan poin mereka menjadi 53 poin dari 16 kemenangan, lima imbang, dan sekali kekalahan.

Di sisi lain, Pioli tahu betul kekalahan kontroversi 1-2 atas Spezia akhir pekan lalu mengaburkan konsentrasi dan fokus para pemain.

"Memang, ini bukan pekan yang mudah, karena menerima apa yang terjadi adalah satu hal, dan melupakannya adalah hal lain. Gelas kami setengah kosong karena hasil Spezia. Jika kami memenangkannya, hasil malam ini akan sangat berbeda," sambung eks juru racik Fiorentina.

Persoalan cedera kembali menghantui pemilik 18 gelar Liga Italia. Kali ini striker veteran Zlatan Ibrahimovic harus menepi karena masalah tendon Achilles yang kambuh.

Belum ada penjelasan lebih lanjut terkait situasi dari cedera Ibra yang diakibatkan karena kondisi lapangan yang keras. Namun, Pioli berharap penyerang asal Swedia bisa kembali saat tim bersua Inter awal Februari 2022 mendatang.

"Ibra merasakan sakit di tendon Achilles, dia menyalahkan lapangan, yang sangat keras. Jadi kami berharap dia bisa pulih dalam beberapa hari ke depan," jelas Pioli.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA