Thursday, 18 Syawwal 1443 / 19 May 2022

Syafruddin: Kita Targetkan Lima Tahun Lagi Zero Buta Aksara Alquran

Ahad 23 Jan 2022 13:41 WIB

Red: Agus raharjo

Ketua Umum Yayasan Indonesia Mengaji Komjen Pol (Purn) Syafruddin saat membuka Rapimnas BKPRMI di Palembang, Sumatra Selatan, Sabtu (22/1/2022).

Ketua Umum Yayasan Indonesia Mengaji Komjen Pol (Purn) Syafruddin saat membuka Rapimnas BKPRMI di Palembang, Sumatra Selatan, Sabtu (22/1/2022).

Foto: Istimewa
Rapimnas BKPRMI menyepakati gelaran FASI di Palembang akhir Maret 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG--Ketua Umum Yayasan Indonesia Mengaji Komjen Pol (Purn) Syafruddin menargetkan, tahun 2027, Indonesia bebas buta aksara Alquran. Syafruddin menegaskan, saat ini pihaknya tengah berjuang untuk mencapai pengentasan buta aksara Alquran ini.

"Kita targetkan lima tahun bisa zero buta aksara Alquran," tutur Syafruddin saat pembukaan Rapimnas Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) 2022 di Gedung A WIsma Atlet Jakabaring Sport City, Palembang, dalam keterangan, Ahad (23/1/2022).

Baca Juga

Ia menambahkan, upaya mengentaskan buta aksara Alquran saat ini dengan menggencarkan pencetakan Alquran, membangun Rumah Tahfidz, Majelis Taklim, dan diskusi di media sosial. "Ini sudah berlambang selama tiga tahun," ujarnya.

Menurutnya, perkembangan Rumah Tahfidz beberapa tahun ini sangat pesat berkat peran BKPRMI. Syafruddin menuturkan, apa yang dilakukan BKPRMI dan Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru membuat daerah ini disebut sudah zero buta aksara Alquran.

Dalam pembukaan Rapimnas BKPRMI ini, Syafruddin juga menyinggung persiapan Festival Anak Indonesia (FASI) yang rencananya digelar di Palembang. “Direncanakan akan hadir 5.000 peserta. Dan akan dilaksanakan setelah Hari Raya Idul Fitri 1443 H,” ujar Syafruddin.

Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru mengaku, menjadi kehormatan Sumsel menjadi tuan rumah Rapimnas BKPRMI. Menurutnya, Rapimnas BKPRMI ini sebagai sarana silaturahim ustaz muda seluruh Indonesia. Ia juga mengaku berterima kasih karena Palembang dipercaya menjadi daerah yang akan menggelar FASI.

“Salah satu kesempatan adalah ditetapkan Palembang sebagai tuan rumah Festival Anak Indonesia (FASI). Saya ucapkan terima kasih kepada BKPRMI yang sudah berkontribusi aktif dalam pembentukan Rumah Tahfidz di Sumsel,” ujarnya.

Selain dihadiri Ketua Umum Yayasan Indonesia Mengaji Komjen Pol (Purn) Syafruddin, Rapimnas BKPRMI juga dihadiri langsung Ketua Umum DPP BKPRMI Said Aldi Al Idrus dan Ketua Umum DPW BKPRMI Sumsel Firdaus.

Rapimnas BKPRMI sendiri berakhir pada Ahad (23/1/2022). Ada sejumlah keputusan yang diambil pada rapimnas kali ini. Pertama, Festival Anak Indonesia (FASI) Nasional akan dilaksanakan di Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumsel, pada Kamis-Ahad, 24-27 Maret 2022.

Kedua, Musyawarah Nasional BKPRMI dilaksanakan pada 2023. Ketiga, pelaksanaan Jambore Remaja Masjid se-Asean pada Agustus 2022.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA