Thursday, 18 Syawwal 1443 / 19 May 2022

AS Cari Cara Percepat Pengiriman Jet Tempur F-16 ke Taiwan

Jumat 21 Jan 2022 12:35 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Esthi Maharani

Pesawat tempur Taiwan, F16 yang didapat dari paket militer AS sedang lepas landas dari bandara.

Pesawat tempur Taiwan, F16 yang didapat dari paket militer AS sedang lepas landas dari bandara.

Foto: REUTERS
AS tengah berupaya mempercepat pengiriman jet tempur F-16 generasi baru ke Taiwan

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Amerika Serikat (AS) tengah berupaya mempercepat pengiriman jet tempur F-16 generasi baru ke Taiwan guna memperkuat kemampuan angkatan udara Taiwan. Upaya ini juga untuk menanggapi apa yang dipandang AS dan Taiwan sebagai peningkatan intimidasi oleh militer China.

Para pejabat yang berbicara dengan syarat tidak ungkap identitasnya mengatakan, pejabat AS belum menemukan solusi tentang cara mempercepat pengiriman F-16 Block 70, yang diproduksi oleh Lockheed Martin dan dilengkapi dengan kemampuan baru. Pesawat saat ini dijadwalkan akan dikirim pada akhir 2026.

Seorang pejabat senior Taiwan juga mengatakan, Pemerintah Taiwan secara pribadi telah menyatakan keinginannya untuk pengiriman yang lebih cepat kepada pemerintahan Presiden AS Joe Biden. Angkatan udara pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu mengerahkan jet untuk mencegat penerbangan militer Cina yang semakin agresif. Lebih banyak misi berarti lebih banyak kerusakan pada pesawat Taiwan.

"Ini semua tentang penilaian risiko dan jelas di mana risikonya," kata pejabat Taiwan seperti dikutip laman Aljazirah, Jumat (21/1/2022). Dia merujuk pada ketegangan di Selat Taiwan yang sensitif yang memisahkan pulau itu dari daratan Cina. F-16 dianggap sebagai pesawat yang sangat bermanuver yang terbukti dalam pertempuran udara-ke-udara dan serangan udara-ke-permukaan.

Taiwan berada di jalur untuk menurunkan salah satu armada F-16 terbesar di Asia setelah menerima pengiriman 66 pesawat F-16 C/D Block 70 yang baru dibangun di bawah kesepakatan senilai 8 miliar dolar AS yang disetujui pada 2019. Ini akan menambah jumlah total dari F-16, termasuk versi yang lebih lama, menjadi lebih dari 200 pada tahun 2026 untuk Taiwan.

Menurut Lockheed Martin, pesawat Block 70 adalah konfigurasi F-16 terbaru, dengan avionik baru, kokpit modern dan mesin yang ditingkatkan. Lockheed Martin menolak mengomentari potensi permintaan di masa depan untuk mengubah jadwal produksi, merujuk pertanyaan ke pemerintah AS dan kementerian pertahanan Taiwan. Departemen Luar Negeri AS, yang mengawasi penjualan militer asing, menolak mengomentari diskusi internal tentang kemungkinan perubahan pada jadwal pengiriman.

Meskipun tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taiwan, AS adalah pendukung internasional utama dan pemasok senjata pulau itu. Hubungan pertahanan tersebut membuat Cina gusar.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA