Monday, 15 Syawwal 1443 / 16 May 2022

AS Sanksi Empat Orang Terkait Konflik Rusia dan Ukraina

Jumat 21 Jan 2022 11:46 WIB

Red: Esthi Maharani

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan  melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS).  Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.

Washington akan terus mengekspos dan melemahkan upaya destabilisasi Rusia di Ukraina

WASHINGTON -- Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) pada Kamis (20/1/2022) menjatuhkan sanksi kepada empat orang yang dituduh terlibat dalam kegiatan yang diarahkan oleh Rusia untuk mengacaukan Ukraina.

"Tindakan hari ini dimaksudkan untuk menargetkan, merusak, dan mengekspos upaya destabilisasi yang dilakukan Rusia di Ukraina," kata depkeu AS dalam sebuah pernyataan.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan dua dari individu tersebut adalah anggota parlemen Ukraina dan bertindak atas arahan Layanan Keamanan Federal Rusia (FSB) dan mendukung operasi pengaruh yang merusak dan berbahaya Moskow.

Orang-orang yang dikenakan sanksi AS adalah Taras Kozak, Oleh Voloshyn, Volodymyr Oliynyk dan Vladimir Sivkovich.

"Amerika Serikat akan terus mengambil kebijakan, termasuk melalui tindakan seperti ini, dan dalam kemitraan dengan pemerintah Ukraina, untuk mengidentifikasi, mengekspos, dan melemahkan upaya destabilisasi Rusia di Ukraina," ujar Blinken.

Presiden AS Joe Biden mengatakan pada Rabu bahwa dirinya memperkirakan Rusia akan menginvasi Ukraina tetapi dia menekankan bahwa tanggapan terhadap "serangan kecil" akan mendorong diskusi di antara sekutu NATO.​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/as-sanksi-4-individu-terkait-konflik-rusia-dan-ukraina/2481188
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA