Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Cara Terbaik untuk Melindungi Diri dari Omicron

Kamis 20 Jan 2022 18:10 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Qommarria Rostanti

Cara melindungi diri terbaik dari varian omicron. (ilustrasi).

Cara melindungi diri terbaik dari varian omicron. (ilustrasi).

Foto: Republika
Agar tetap sehat selama pandemi Covid-19, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Angka kasus omicron terus meningkat terutama di Amerika Serikat. Agar tetap sehat selama pandemi Covid-19, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

Direktur Institut Autoimun dan Penyakit Rematik di Saint Joseph Health dan penulis Immunity Strong, Robert G Lahita (dr Bob), menyarankan untuk mengonsumsi vitamin C, vitamin D, dan seng. Selain itu, dapatkan tidur yang cukup dan berkualitas. 

Baca Juga

"Jangan lewatkan berolahraga. Jaga tingkat stres Anda. Cobalah bermeditasi atau melakukan yoga untuk relaksasi," ujarnya seperti dilansir di laman Eat This, Not That, Kamis (20/1/2022). 

Seorang Infection Control Practitioner (ICP) dalam epidemiologi rumah sakit, Erica Susky, mengatakan cara orang dapat memperbaiki respons kekebalan umum mereka (atau kekebalan bawaan mereka) akan berlaku untuk penyakit menular apa pun. "Cukup istirahat, diet yang baik, dan hidrasi yang memadai. Khusus untuk SARS-CoV-2, yang terbaik perlindungan adalah untuk mendapatkan rangkaian lengkap vaksin Covid-19," ujarnya.

Sistem kekebalan bawaan membantu tapi tidak banyak dan tidak spesifik atau bertarget seperti sistem kekebalan yang didapat seseorang. "Sistem kekebalan yang didapat terdiri dari sel B , Sel T, dan antibodi yang diproduksi sebagai respons terhadap vaksin," kata dia.

Cara terbaik melindungi diri sendiri dari ancaman omicron adalah dengan menghindari kerumunan besar karena semakin sedikit orang yang melakukan kontak berarti semakin sedikit potensi paparan terhadap SARS-CoV-2. "Kelompok yang lebih kecil lebih baik, tapi cobalah bertemu dengan orang-orang atau dalam pengaturan di mana dipastikan semua orang akan memakai topeng mereka setiap saat," ujar Susky.

Susky mengatakan, orang dengan dua dan tiga dosis vaksin Covid-19 masih mendapatkan omicron. Meskipun tidak terlalu parah. Tak peduli berapa banyak dosis vaksin yang diterima, tidak pernah meniadakan perlunya mematuhi langkah-langkah kesehatan masyarakat. Ini termasuk memakai masker untuk melindungi orang lain dan tidak keluar rumah meskipun merasa sakit ringan. Orang yang divaksinasi mungkin hanya merasa sakit ringan jika mendapatkan omicron.

"Vaksinasi terhadap omicron memberikan manfaat meskipun tidak mencegah infeksi seperti halnya delta, itu masih akan mencegah Covid-19 yang parah atau rawat inap," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA