Sunday, 27 Zulqaidah 1443 / 26 June 2022

Runyamnya Situasi Atletico Madrid yang sedang Bobrok di Tengah Jalan

Kamis 20 Jan 2022 13:54 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Pelatih kepala Atletico Madrid Diego Simeone.

Pelatih kepala Atletico Madrid Diego Simeone.

Foto: AP/Hassan Ammar
Simeone sendirian menghadapi ejekan penggemar tim lawan di dalam bus yang berjalan.

REPUBLIKA.CO.ID, SOCIEDAD -- Satu kesempatan Atletico Madrid meraih trofi di musim 2021/22 hilang akibat takluk di tangan Real Socidedad pada babak 16 besar Copa del Rey di Stadion Anoeta, Sociedad, Kamis (20/1/2022) dini hari WIB. Bak tim medioker, Los Rojiblancos tumbang dengan dua gol tanpa sekalipun mampu membalasnya. 

Sebelumnya, Atletico juga gagal di semifinal Supercopa de Espana saat melawan Athletic Bilbao. Alhasil, sudah dua kans Los Rojiblancos mengangkat trofi hilang musim ini. 

Baca Juga

Tampil di kandang, Sociedad lebih dominan dengan formasi 4-4-2 racikan Imanol Alguacil. Sebaliknya, formasi 4-5-1 karya Diego Simeone ternyata membuat anak buahnya kewalahan membendung gempuran lawan. 

Ini membuat Sociedad leluasa mengeksploitasi daerah pertahanan Atletico. Akibatnya, tuan rumah sukses membuka keunggulan melalui gol Adnan Januzaj di menit ke-33. Mantan wonder kid Manchester United itu sukses memanfaatkan assist Joseba Zaldua. 

Tertinggal 0-1 di babak pertama ternyata tidak membuat Atletico memperbaiki strategi mereka di paruh kedua. Buktinya adalah Sociedad sukses menggandakan keunggulan mereka di menit ke-47 berkat gol Alexander Soerloth.

Melirik statistik, jelas Atletico layak dipecundangi karena hanya mencatat satu shot on goal dari 10 peluang, sementara Sociedad berhasil mencatat enam tendangan mengarah ke gawang dari 16 percobaan. 

Pertahanan Sociedad pun lebih terstruktur ketika membuat pemain Atletico terjebak offside sebanyak tiga kali. Selain itu, penggawa Los Rojiblancos juga mudah tersulut emosi karena mencatat tiga kartu kuning dari total 16 pelanggaran. 

Kekalahan membuat Atletico otomatis tersingkir sedangkan Sociedad berhak melaju ke perempatfinal Copa del Rey. Januzaj dan kawan-kawan bakal menyusul Cadiz, Real Mallorca, Rayo Valecano, Real Betis, dan Valencia. 

Satu hal yang menarik perhatian adalah sikap pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone selepas laga. Saat bus rombongan timnya meninggalkan stadion, sekelompok pendukung Sociedad mengerubungi bus itu sambil bersorak-sorai. Alih-alih membiarkan hal itu berlalu, Simeone justru berjalan ke dekat jendela depan dan meladeni teriakan supporter tim lawan. 

Momen itu diabadikan dalam sebuah video di Twitter yang diunggah oleh @samleveridge. Namun, tidak jelas apa yang dikatakan oleh Simeone. 

"Hanya Diego SImeone yang maju sendirian untuk menanggapi kerumunan suporter lawan yang sedang melempari benda ke arah bus (Atletico)," tulis Sam Leveridge. 

Selain pelatih, kekesalan juga dirasakan oleh pemain. Bek Atletico Madrid, Mario Hermoso mengaku kecewa karena timnya harus takluk di pertengahan kompetisi.

"Seluruh bagian dari tim sadar ini adalah pertandingan yang penting. Kami memiliki beberapa peluang tapi gagal memanfaatkannya. Kondisi seperti ini ketika kami melakukan kesalahan dan kebobolan akan terasa sangat sulit," katanya seperti dilansir Football Espana, Kamis (20/1/2022). 

Meski begitu, pemain berusia 26 tahun tersebut enggan hanyut ke dalam kekecewaan hingga memengaruhi performa di pertandingan selanjutnya, mengingat musim kompetisi masih panjang. Ia berharap rekan-rekan setimnya tetap berkonsentrasi agar bisa memetik hasil lebih baik di akhir musim. 

"Ini adalah Atletico dan kami siap memberikan segalanya di setiap laga. Hasil (positif) mungkin belum terlihat tapi kami akan bangkit," ucapnya. 

Atletico jelas membutuhkan evaluasi besar-besaran meningat mereka masih memiliki kesempatan di dua kompetisi: Liga Champions dan La Liga Spanyol. Namun, mereka tidak akan melalui jalan yang mulus untuk meraih gelar musim ini. 

Sebab di Liga Champions, Atletico akan menghadapi Manchester United di babak 16 besar. Di La Liga pun mereka sedang mengalami tren negatif karena hanya membukukan satu kemenangan dari lima pertandingan terakhir. 

Hal itu membuat mereka sangat mungkin terdepak dari empat besar karena memiliki poin yang sama dengan Real Sociedad di peringkat kelima (33 poin), dan terpaut satu angka dari Barcelona di urutan keenam (32 poin). 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA