Friday, 26 Syawwal 1443 / 27 May 2022

'Virgin The Series', Angkat Dinamika Remaja yang Rumit

Selasa 18 Jan 2022 08:45 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Qommarria Rostanti

Serial

Serial "Virgin The Series" sudah tayang di Disney+ Hotstar.

Foto: Disney+ Hotstar
Serial ini mengulas isu keseharian remaja seperti peer pressure.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang gadis populer di sekolah meninggal secara misterius setelah pesta ulang tahunnya yang ke-17. Siswi bernama Talita (Adhisty Zara) mengangkat insiden tersebut dalam sebuah film dokumenter.

Talita berharap tayangan dokumenternya dapat membantu memperoleh beasiswa. Bekerja sama dengan teman-temannya, penyelidikan Talita justru mengungkap fakta lain yang sama sekali tak terduga.

Baca Juga

Temuan itu menjerumuskan mereka ke sebuah dunia yang mengerikan, di mana para predator mencari gadis muda untuk dijadikan korban. Berhasilkah mereka mengungkap dalang di balik semua kejadian sebelum terlambat?

Kisah tersebut hadir di "Virgin The Series" yang sudah bisa disimak di Disney+ Hotstar. Serial 10 episode itu disutradarai oleh Monty Tiwa dan diproduksi oleh rumah produksi Starvision.

"Virgin The Series" merupakan spin-off dari film Virgin rilisan 2004. Penonton diajak masuk ke dunia remaja yang rumit, dengan sejumlah karakter baru serta kisah penuh misteri, persahabatan, dan romansa.

Selain Adhisty Zara, serial dibintangi Lutesha, Shalom Razade, Laura Theux, Nova Eliza, Asty Ananta, Winky Wiryawan, Rizky Hanggono, dan Della Dartyan. Produser Chand Parwez Servia selaku pemilik kekayaan intelektual (IP) Virgin mengungkapkan alasan menghadirkan spin-off dari film.

Chand mengatakan, dahulu Virgin menuai berbagai pro dan kontra, namun film tersebut berhasil membuktikan diri sebagai karya yang menarik dan bicara tentang fenomena nyata. Kini, berbagai penyesuaian diterapkan pada serial agar relevan dengan penonton pada masa sekarang.

"Melalui serial ini, kami ingin mengupas isu dan fenomena sosial yang sedang marak terjadi saat ini dalam format web series sehingga dapat dinikmati sekaligus menjadi sarana diskusi bagi seluruh anggota keluarga," ujar Chand melalui pernyataan resminya.

Penulis skenario "Virgin The Series", Cassandra Massardi, menjelaskan bahwa serial menunjukkan dinamika yang dialami remaja. Serial ini mengulas isu yang dekat dengan keseharian remaja, seperti peer pressure.

Begitu pula tuntutan keluarga untuk menjadi anak yang membanggakan dan momen ketika remaja berusaha mencari validasi di tempat yang salah. Selain itu, kecanggihan teknologi juga membuat keseharian mereka kian menantang.

"Di era digital ini remaja terpapar oleh begitu banyak informasi, bahkan terlalu banyak, sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi mereka untuk dapat memilah hal-hal baik dan buruk. Fenomena-fenomena inilah yang ingin kami bahas dalam 'Virgin The Series'," ujar Cassandra.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA