Sunday, 27 Zulqaidah 1443 / 26 June 2022

Nidji Diundang Tampil di JIS, Bermotif Politik? Ini Analisis dari Pengamat

Senin 17 Jan 2022 11:09 WIB

Rep: Amri Amrullah/ Red: Teguh Firmansyah

Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan mengunggah video sedang menonton check sound grup band Nidji di Jakarta International Stadium, Jakarta Utara, Ahad (16/1) malam WIB.

Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan mengunggah video sedang menonton check sound grup band Nidji di Jakarta International Stadium, Jakarta Utara, Ahad (16/1) malam WIB.

Foto: Tangkapan layar
Undangan ini bisa jadi sebagai satire politik ke Giring yang kerap kritik Anies.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Analis Politik dan Direktur IndoStrategi Research and Consulting menilai undangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI ke grup band Nidji untuk tes suara atau check sound fasilitas sound system Jakarta International Stadium (JIS) bisa jadi upaya satire politik. Undangan itu bisa dianggap sebagai sindirian halus buat Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha yang sebelumnya dikenal sebagai vokalis Nidji. 

"Saya rasa itu bisa jadi sebagai bentuk satire politik terhadap Giring yang selama ini mengkritik Anies," kata Arif kepada wartawan, Senin (18/1/2022).

Baca Juga

Menurutnya, publik selalu mendapat informasi terkait kritik Giring terhadap Pemprov itu. Bahkan belakangan, kritik Giring tersebut menjadi bahan cemoohan pendukung Anies di media sosial.

Hal ini dikarenakan kritik Giring dikesankan tidak berdasar, serampangan dan tidak masuk akal. Selain itu, kata dia, kehadiran Nidji di JIS tersebut juga bisa dibaca sebuah counter opini terhadap tuduhan Giring yang selalu negatif sama Anies seolah mantan Menteri Pendidikan itu, tanpa prestasi selama menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Kehadirannya di JIS menyampaikan pesan 'ini loh prestasi Anies Baswedan'." tegas Arif.

Publik mengetahui proyek pembangunan JIS sudah menjadi agenda lama Gubernur DKI sebelumnya, bahkan sejak Presiden Jokowi menjabat Gubernur DKI. Namun proyek tersebut tak kunjung terealisasi, hingga groundbreaking kedua dilakukan Anies pada 2019 lalu.

"Bagaimanapun JIS adalah karya kebijakan Anies Baswedan ketika menjadi Gubernur. Karena itu dengan tampilnya Nidji di JIS, akan ada pesan bahwa Anies juga bekerja bukan hanya mengolah kata," terangnya.

Grup Nidji menjajal suara musik atau cek sound system di Jakarta International Stadium (JIS). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di akun Instagram-nya memuji penampilan Nidji. 

Menurut Anies, alunan musiknya menggelar, suaranya merdu, dan tidak sumbang. "Spektakuler! Melihat penampilan band Nidji saat uji coba sound system JIS semalam, sambil inspeksi 93 persen ketuntasan pembangunan stadion. Musiknya menggelegar, suaranya merdu, tidak ada sumbang-sumbangnya," ujar Anies melalui akun Instagram-nya, Senin (17/1/2022).

Selama ini PSI sebagai partai oposan Pemprov DKI dan Gubernur Anies Baswedan, selalu mengkritik kebijakan Pemprov DKI dibawah kepemimpinan Anies. Strategi PSI yang kontra semua kebijakan Anoes ini, menurut Arif, secara politik elektoral bisa jadi benar, mencari panggung agar dilihat publik.

Namun di sisi lain, menurut dia, justru membuat publik heran dan jengah. Terutama apabila kebijakan yang dikritik tersebut terealisasi dan memberi manfaat bagi sebagian besar warga Jakarta. Alih-alih kritiknya mengehadirkan simpati, sebaliknya justru bisa menimbulkan antipati.

Baca juga : Band Nidji Tampil di JIS, Cara Anies Balas Sindiran Giring Ganesha?

 
 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA