Saturday, 20 Syawwal 1443 / 21 May 2022

Everton Pecat Benitez, Misi Kembalikan Roberto Martinez Pun Dimulai

Senin 17 Jan 2022 09:13 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Manajer Everton Rafael Benitez memberi isyarat selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Norwich dan Eveerton, di Carrow Road, di Norwich, Inggris, Sabtu (16/1/2022).

Manajer Everton Rafael Benitez memberi isyarat selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Norwich dan Eveerton, di Carrow Road, di Norwich, Inggris, Sabtu (16/1/2022).

Foto: Joe Giddens/PA via AP
Martinez masih memegang rekor perolehan poin tertinggi sepanjang sejarah Everton.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Petinggi Everton dikabarkan tertarik membujuk pelatih timnas sepakbola Belgia, Roberto Martinez setelah memecat Rafael Benitez, Ahad (16/1/2022) alam WIB. 

Sebelumnya, secara mendadak Everton menanggalkan jabatan Benitez dari kursi kepelatihan. Padahal, juru taktik berpaspor Spanyol itu baru tujuh bulan menangani The Toffees. Kekalahan 1-2 kontra tim papan bawah, Norwich City pada Sabtu (15/1/2022) lalu menjadi salah satu alasan kuat Benitez didepak dari tempatnya. 

Baca Juga

Terlebih lagi, Benitez hanya mampu mencetak satu kemenangan dari 13 pertandingan terakhir. Ini membuat Merseyside Biru hanya terpaut enam poin dari zona degradasi. 

Dalam laporan Liverpool Echo, Senin (17/1/2022), para petinggi Everton sudah menggelar rapat dan menjadikan Martinez sebagai salah satu target utama. Rencananya, Martinez sudah bisa tiba ke Goodison Park sebelum musim panas pada pertengahan tahun ini. 

Martinez bukanlah wajah baru bagi Everton. Sebab, dirinya pernah menangani klub itu selama tiga tahun pada 2013-2016 lalu. Selama periodenya, Martinez masih memegang rekor perolehan poin tertinggi sepanjang sejarah klub. Di musim 2013/14, Everton sukses meraup 72 poin sekaligus merangsek ke papan atas klasemen Liga Primer Inggris. 

Setelah melatih Everton, Martinez merapat ke timnas Belgia sampai saat ini. Dirinya membawa Romelu Lukaku dan kawan-kawan meraih tempat ketiga di Piala Dunia 2018 dan menjadikan timnya menduduki posisi pertama dalam FIFA Ranking.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA