Monday, 5 Zulhijjah 1443 / 04 July 2022

Ukraina Jadi Sasaran Peretas, NATO Gandeng untuk Pertahanan Siber

Ahad 16 Jan 2022 12:05 WIB

Red: Nur Aini

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pada Jumat (14/1/2022) mengutuk serangan siber terhadap pemerintah Ukraina

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pada Jumat (14/1/2022) mengutuk serangan siber terhadap pemerintah Ukraina

Peretas menargetkan server pemerintah Ukraina

REPUBLIKA.CO.ID, BRUSSELS -- Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pada Jumat (14/1/2022) mengutuk serangan siber terhadap pemerintah Ukraina, dan mengumumkan aliansi militer itu akan menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kyiv tentang pertahanan siber.

“Saya mengutuk keras serangan siber terhadap Pemerintah Ukraina,” kata Stoltenberg dalam sebuah pernyataan, mengulangi dukungan NATO terhadap Ukraina.

Baca Juga

Dia menjelaskan bahwa para ahli siber NATO saat ini membantu rekan-rekan Ukraina mereka untuk mengatasi serangan itu. Stoltenberg juga mengumumkan bahwa NATO dan Kyiv akan menandatangani kesepakatan tentang peningkatan kerja sama siber yang mencakup akses ke platform berbagi informasi malware NATO.

Peretas tak dikenal melakukan serangan terkoordinasi yang menargetkan server pemerintah Ukraina, menutup antara lain halaman web Kementerian Luar Negeri Ukraina dan kedutaan besar di seluruh dunia.

Kepala kebijakan luar negeri UE Josep Borrell pada Jumat mengatakan kepada wartawan bahwa diplomat negara-negara anggota UE yang bertanggung jawab atas urusan politik dan keamanan akan mengadakan pertemuan darurat dan berjanji bahwa UE akan "memobilisasi semua sumber daya kami untuk membantu Ukraina menghadapi serangan siber ini."

Baca:  Filipina Membeli Sistem Pertahanan Maritim dari India

Dia juga mengatakan bahwa "seseorang dapat mengetahui" siapa yang berada di balik aktivitas siber berbahaya yang melumpuhkan Kyiv.

Serangan siber terjadi setelah serangkaian pembicaraan penting berlangsung antara pejabat Rusia dan Barat tentang aturan keamanan Eropa yang berakhir tanpa kemajuan.

Baca: Beli NFT Lukisan Ridwan Kamil Seharga 45,9 Juta, Lanang Cikal: Sambil Belajar

Baca: Vitamin D Bantu Lindungi Tubuh dari Infeksi Pernapasan? Ini Catatan Studi

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA