Tuesday, 16 Syawwal 1443 / 17 May 2022

Wisata Borobudur Edupark Mulai Dibuka untuk Wisatawan

Ahad 16 Jan 2022 03:50 WIB

Red: Nora Azizah

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (tengah) mengelilingi lokasi wisata saat pembukaan Borobudur Edupark di Pabelan, Muntilan, Magelang, Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (tengah) mengelilingi lokasi wisata saat pembukaan Borobudur Edupark di Pabelan, Muntilan, Magelang, Jawa Tengah.

Foto: ANTARA/Anis Efizudin
Harga tiket Borobudur Edupark dimulai dari Rp 20.000 per orang.

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Destinasi wisata berbasis edukasi dan seni Borobudur Edupark di jalan Magelang-Yogyakarta di Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mulai dibuka untuk kunjungan wisatawan. "Setelah diresmikan Gubernur Jateng Bapak Ganjar Pranowo, hari ini Borobudur Edupark mulai dibuka untuk kunjungan wisatawan," kata Direktur Borobudur Edupark I Nyoman Alim Mustapha pada pembukaan Borobudur Edupark di Magelang, Sabtu (15/1/2022).

Hadir pada pembukaan Borobudur Edupark tersebut, antara lain Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Prambanan, dan Ratu Boko (TWC) Edy Setijono, para tokoh agama, pelaku pariwisata, dan para pemangku kepentingan yang lain. Harga Tiket Masuk Borobudur Edupark Rp30.000 untuk orang dewasa dan Rp20.000 untuk anak dan pelajar. 

Baca Juga

Namun, selama soft opening Borobudur Edupark memberikan harga promo tiket masuk, yakni Rp25.000 (dewasa) dan Rp15.000 (anak dan pelajar). Nyoman menyampaikan, Borobudur Eduparkmerupakan sinergi antara PT Nakula Sadewa Design Art dengan PT TWC dan komunitas pecinta Borobudur, salah satunya Galeri Unik Seni Borobudur Indonesia (GUSBI). 

"Besar harapan kami, dengan iringan doa dan penuh rasa syukur, Borobudur Edupark dapat bertumbuhkembang secara harmonis dalam industri pariwisata, memberikan khasanah baru dan kemanfaatan dalam bidang destinasi wisata," katanya.

Direktur Utama PT Paman Wisata Candi Prambanan, dan Ratu Boko Edy Setijono menambahkan, Candi Borobudur tidak sekadar sebuah monumen megah. Tetapi, di situ sarat dengan pengetahuan dan pembelajaran. "Hari ini kita melihat Pak Nyoman dan timnya di Nakula Sadewa bisa mengambil inspirasi-inspirasi dari Borobudur menjadi sebuah kreativitas, menjadi karya kreatif yang sangat membanggakan karena Pak Nyoman sudah mampu memberikan sebuah karya yang diapresiasi tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri," katanya.

Ia berharap ke depan hadir Nyoman-Nyoman yang lain di kawasan Borobudur supaya Borobudur ke depan bisa lebih memberikan kemanfaatan maksimal. "Borobudur jangan hanya menjadi wacana saja tetapi borobudur harus menjadi sebuah lapangan riil buat kehidupan bangsa ini, buat kehidupan masyarakat dari berbagai sudut keahlian masing-masing," katanya.

Borobudur Edupark menghadirkan hasil karya I Nyoman Alim Mustapha, seorang pengusaha dan ahli pahat batu kelahiran Bali yang sudah lama menetap di Kabupaten Magelang. Hasil karyanya sudah mendunia, seperti Miniatur Candi Borobudur di Afrika Selatan, Kebun Binatang Pairi Daiza di Belgia, Taman Hiburan Minimundus Austria, Vihara Wat Khao Sukim Thailand, Venlo Belanda, dan lain-lain. Workshop pembuatan 4 gerbang ikonik menuju kawasan Borobudur juga dapat disaksikan di Borobudur Edupark ini.

sumber : Antara
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA