Saturday, 27 Syawwal 1443 / 28 May 2022

Sejarah Hari Ini: Martin Luther King Jr Sang Pejuang Kemanusiaan Itu Lahir

Sabtu 15 Jan 2022 18:26 WIB

Rep: Ferginadira/ Red: Nashih Nashrullah

Martin Luther King, Junior. Martin Luther King Jr lahir di tengah diskriminasi di Amerika Serikat.

Martin Luther King, Junior. Martin Luther King Jr lahir di tengah diskriminasi di Amerika Serikat.

Foto: abcnews.go.com
Martin Luther King Jr lahir di tengah diskriminasi di Amerika Serikat

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES— Pada 15 Januari 1929, Martin Luther King Jr. lahir di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. 

Dia merupakan putra dari pasangan pendeta Martin Luther King Sr dan Alberta Williams King yang merupakan keturunan Afrika-Amerika. 

Baca Juga

Laman History Biography mencatat King lahir di tengah keluarga pendeta yang membuatnya tumbuh sebagai anak yang religius. 

Namun kehidupan masyarakat selatan Amerika yang saat itu masih lekat dengan rasisme membuatnya mengalami banyak pengalaman buruk. 

Nama Martin yang dikenal sampai sekarang bukan nama aslinya. Dia terlahir dengan nama Michael Luther King Jr Nama Martin didapat ketika ayahnya melakukan perjalanan ke Jerman dan terinspirasi dari pemimpin Reformasi Protestan pada abad ke 16, Martin Luther.

Seperti dilansir laman Britannica, Sabtu (15/1), King dikenal sebagai pendeta Baptis dan aktivis sosial yang memimpin gerakan hak-hak sipil di Amerika Serikat dari pertengahan 1950-an sampai kematiannya dengan pembunuhan pada 1968. 

Kepemimpinannya sangat penting bagi keberhasilan gerakan itu dalam mengakhiri segregasi hukum orang Afrika-Amerika di Selatan dan bagian lain dari Amerika Serikat.

King menjadi terkenal secara nasional sebagai kepala Konferensi Kepemimpinan Kristen Selatan, yang mempromosikan taktik tanpa kekerasan, seperti Pawai besar-besaran di Washington (1963), untuk mencapai hak-hak sipil. Dia dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian pada 1964.

Pada 1964, gerakan hak-hak sipil mencapai dua keberhasilan terbesarnya yaitu ratifikasi Amandemen ke-24, yang menghapus pajak pemungutan suara, dan Undang-Undang Hak Sipil 1964, yang melarang diskriminasi rasial dalam pekerjaan dan pendidikan serta melarang pemisahan rasial di fasilitas umum.

Pada akhir 1960-an, King secara terbuka mengkritik keterlibatan Amerika Serikat di Vietnam dan mengalihkan upayanya untuk memenangkan hak ekonomi bagi orang Amerika yang miskin. Dia dibunuh di Memphis, Tennessee, pada 4 April 1968.

 

 

Sumber: britannica, history, biography 

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA