Friday, 26 Syawwal 1443 / 27 May 2022

Ini Badan Amal Teratas AS yang Salurkan Dana ke Kelompok Islamofobia

Rabu 12 Jan 2022 20:28 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Umat Muslim membaca Al-Quran sebelum melaksanakan shalat tarawih di Pusat Komunitas Muslim Chicago, Senin (12/4).

Umat Muslim membaca Al-Quran sebelum melaksanakan shalat tarawih di Pusat Komunitas Muslim Chicago, Senin (12/4).

Foto: AP/Shafkat Anowar
Jumlah dana yang disalurkan ke kelompok anti-Muslim mencapai Rp 1,5 triliiun.

REPUBLIKA.CO.ID, Organisasi advokasi dan hak-hak sipil Muslim terbesar di AS merilis sebuah laporan tentang aliran bantuan yang mengalir ke kelompok-kelompok Islamofobia antar 2017-2019. Besarannya tak tanggung-tanggung mencapai 106 juta dolar AS atau sekitar Rp 1,51 triliun (kurs Rp 14,324/dolar AS).  

Seperti dilansir Anadolu, Selasa (12/1/2022), dalam Laporan berjudul "Islamofobia in the Mainstream" yang dikeluarkan oleh Council on American-Islamic Relations (CAIR) mencantumkan 35 lembaga dan yayasan yang menyalurkan dana sebesar  105.865.763 dolar AS kepada 26 kelompok anti-Muslim.

Baca Juga

Enam penyandang dana teratas antara lain Christian Advocates Serving Evangelism Inc., Fidelity Charitable Gift Fund, Schwab Charitable Fund, Marcus Foundation, Adelson Family Foundation dan Jewish Communal Fund.

Kelompok-kelompok Islamofobia tersebut diyakini menyebarkan informasi palsu tentang komunitas Muslim di AS dan sekitarnya melalui media sosial, pers, audiensi publik, dan cara lainnya. Pusat Hukum dan Keadilan Amerika (ACLJ) menerima total gabungan lebih dari 60 juta dolar AS dari Christian Advocates Serving Evangelism Inc antara 2017-2019.

Pada 2017 ACLJ mengajukan briefing pengadilan untuk membela kebijakan larangan masuk AS bagi Muslim. Koordinator Riset dan Advokasi Nasional CAIR Huzaifa Shahbaz mengatakan dalam sebuah pernyataan menyebut bukan rahasia lagi bahwa Jaringan Islamofobia tetap hiper-aktif dan didanai dengan baik.

"Meskipun ada sedikit penurunan dalam yayasan yang menyalurkan uang ke kelompok anti-Muslim, jutaan dolar masih mengalir ke organisasi yang menyebarkan informasi yang salah dan melanggengkan stereotip berbahaya tentang Muslim dan Islam."

Shahbaz juga meminta komunitas filantropi mencegah dana masuk ke kelompok pembenci dan melakukan inisiatif pendidikan bagi staf dan anggota dewan untuk membantu mereka memahami tingkat fanatisme anti-Muslim.

Sumber,  https://www.aa.com.tr/id/dunia/cair-kelompok-kelompok-islamofobia-di-as-dapat-dana-hampir-usd-106-juta/2471501

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA