Saturday, 22 Muharram 1444 / 20 August 2022

Padang Panjang Berikan Vaksinasi Booster untuk Warga Binaan

Rabu 12 Jan 2022 23:22 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Muhammad Hafil

 Padang Panjang Berikan Vaksinasi Booster untuk Warga Binaan. Foto: Sebuah lapas (ilustrasi)

Padang Panjang Berikan Vaksinasi Booster untuk Warga Binaan. Foto: Sebuah lapas (ilustrasi)

Foto: Musiron
Vaksinasi booster untuk warga binaan di Padang Panjang diberikan.

REPUBLIKA.CO.ID,PADANG PANJANG--Pemko Padang Panjang bersama Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang Panjang menggelar vaksinasi dosis ketiga (booster) untuk warga binaan. Wakil Wali Kotsa Padang Panjang, Asrul, mengatakan vaksinasi booster diperuntukkan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) sebanyak 80 orang, petugas lapas 28 orang dan keluarga pegawai 20 orang.

"Di Provinsi Sumatra Barat, selain Padang Panjang vaksinasi booster untuk warga binaan ini juga digelar di Kabupaten Kepulauan Mentawai dan  Kota Sawahlunto," kata Asrul, Rabu (12/1).

Baca Juga

Ia menyebut vaksinasi booster ini diberikan kepada kabupaten/kota yang capaian vaksinasinya telah memenuhi kriteria 70 persen dosis pertama dan 60 persen dosis kedua.

Prioritas vaksinasi penguat ini diberikan kepada lansia dan kelompok rentan. Selain itu, vaksinasi ini diberikan kepada yang telah berusia 18 tahun ke atas dan sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap atau dua kali suntik minimal enam bulan lalu.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumatera Barat, R. Andhika Dwi Prasetya, mengatakan sasaran vaksinasi di rutan ini selain petugas dan WBP, juga keluarga WBP dan masyarakat umum.

"Hari ini disiapkan 100 lebih dosis. Hal yang patut kami apresiasi, rutan dipercaya sebagai tempat pelaksanaan launching vaksinasi dosis tiga ini di Kota Padang Panjang," ucap Andhika.

 Ia menyebut WBP yang sulit menerapkan sosial distancing merupakan kelompok rentan terhadap penyebaran virus Covid-19.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA