Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Piala Super Spanyol; Potensi El Clasico yang Berat Sebelah

Rabu 12 Jan 2022 07:20 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Gilang Akbar Prambadi

El Clasico jilid pertama musim ini yang bergulir pada (24/10/2022) malam WIB.

El Clasico jilid pertama musim ini yang bergulir pada (24/10/2022) malam WIB.

Foto: AP/Joan Monfort
Laga ini akan berlangsung di Riyadh, Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Duel bertajuk El Clasico antara Barcelona melawan Real Madrid bakal tersaji pada babak semifinal Piala Super Spanyol 2021/2022. Madrid jelas lebih diunggulkan lantaran tengah berada dalam performa terbaik.

Sementara Barcelona masih belum menemukan kesimbangan permainan di bawah besutan pelatih Xavi Hernandez. Namun, skuad Los Azulgrana memiliki catatan yang patut dibanggakan sebagai pemilik 13 gelar Super Spanyol.

Baca Juga

Pertandingan kedua kesebelasan bakal berlangsung di Stadion Internasional King Fahd, Riyadh, Arab Saudi, Kamis (13/1/2022) dini hari WIB nanti. Adapun Piala Super Spanyol menggunakan format semifinal.

Keempat tim di babak semifinal merupakan dua tim teratas La Liga Spanyol 2020/2021, ditambah dua tim finalis Copa del Rey dari edis terakhir. Keempat tim adalah Barca, Madrid, Atheltic Bilbao, serta Atletico Madrid.

Madrid jelas lebih difavoritkan ketimbang Barca saat ini. Sebab, Los Merengues musim ini tampil lebih superior ketimbang sang rival abadi. Madrid sementara bercokol di peringkat pertama klasemen Liga Spanyol dengan koleksi 49 poin dari 21 laga.

Sedangkan Barcelona masih tertahan di peringkat enam dengan raihan angka 32 dari 20 laga yang baru dimainkan.

Selain jarak yang cukup jauh antarkedua kesebelasan. Secara head to head musim ini pun Madrid unggul atas Barca dengan pertemuan terakhir dimenangkan oleh pasukan Carlo Ancelotti 2-1 di Stadion Camp Nou.

Meski demikian entrenador asal Italia, Carlo Ancelotti enggan memandang sebelah mata lawannya. Ia menyebut, Barca bisa saja memberikan kejutan dan meminta Karim Benzema dan kolega untuk tetap menghormati sang lawan.

"Barca akan selalu menjadi rival kami, El Clasico bukanlah prestasi yang berarti. Kami mungkin favorit dalam teori tetapi praktiknya ditentukan di atas lapangan," kata Ancelotti menjelaskan dikutip laman resmi Madrid, Selasa (11/1/2022).

Di lain pihak, Barca gagal mendapat suntikan motivasi sebelum pertempuran El Clasico berlangsung. Hal itu lantaran Los Cules hanya bermain imbang 1-1 kontra Granada pada pekan Liga Spanyol kemarin.

Xavi Hernandez mengakui perlu ada evaluasi terhadap skuad yang dilatih usai kegagalan meraih kemenangan di laga versus Granada.

"Kita tidak bisa meninggalkan lapangan dengan cara seperti ini. Kami harus terus berlatih dan menunjukkan yang terbaik di setiap pertandingan," kata Xavi.

Pernyataan berbeda diucapkan bek tegah Barca Gerard Pique yang menyebut dirinya tetap optimistis Barca bisa menjegal Madrid untuk lolos ke putaran final Super Spanyol.

Dirinya menyebut Barca menuju pertandingan dalam kondisi yang cukup baik dan menilai tim tidak akan kekurangan motivasi untuk menghadapi Los Blancos.

"Ini adalah gelar penting dan kami semua akan memperjuangkannya, seperti yang telah kami tunjukkan di masa lalu. Kami memiliki motivasi besar untuk mengangkat trofi dan saya optimistis kami bisa bersaing dan lolos pun mencapai final," sambung Pique.

Barca harus mewaspadai lini tengah Madrid yang diisi oleh pemain berpengalaman seperti Luka Modric, Casemiro, dan Toni Kroos. Selain itu, Madrid juga mempunyai pengganti ideal Sergio Ramos yang saat ini dipegang oleh David Alaba.

"Mereka adalah tim yang bertahan sangat baik dan setiap lini memiliki keseimbangan. Kami mengenal mereka dengan sangat baik."

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA