Selasa 11 Jan 2022 13:23 WIB

Kejar Pasar 2,9 Miliar Dolar AS, GOX & Tencent Bangun Ekosistem Esport

Gox gandeng Tencet Cloud bangun ekosistem gim dan live streaming

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Atlet esports sedang menggelar pertandingan (ilustrasi). Platform streaming gim GOX menjalin kerja sama dengan Tencent Cloud. Kedua pihak menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang bertujuan mendukung industri gim dan live streaming lokal.
Foto: ANTARA/Fikri Yusuf
Atlet esports sedang menggelar pertandingan (ilustrasi). Platform streaming gim GOX menjalin kerja sama dengan Tencent Cloud. Kedua pihak menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang bertujuan mendukung industri gim dan live streaming lokal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Platform streaming gim GOX menjalin kerja sama dengan Tencent Cloud. Kedua pihak menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang bertujuan mendukung industri gim dan live streaming lokal.

Komitmen kolaborasi selama empat tahun disinergikan untuk membangun ekosistem Esports dan mengembangkan konten lokal. Tujuannya yakni menjadi bagian integral dari pasar hiburan yang semakin besar di Indonesia dan Asia.

Dalam kolaborasi tersebut, GOX akan memanfaatkan layanan streaming terkemuka di industri dan jaringan pengiriman konten Tencent Cloud. Dengan begitu, konten gim bisa diakses pengguna dengan mulus dan stabil.

Kesepakatan tersebut dibuat di tengah meningkatnya pasar Esports. Menurut The Business Research Company, nilai pasar globalnya diperkirakan mencapai 2,89 miliar dolar AS pada 2025 dengan CAGR sebesar 23 persen.

Penelitian yang dilakukan Asosiasi Gaming Indonesia menunjukkan sektor gim lokal tumbuh sebesar 37 persen per tahun. Ini menunjukkan pesatnya pertumbuhan sektor gim dan sektor Esports yang cukup besar di Indonesia.  

Founder GOX, Jack Lontoh, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Tencent Cloud diyakini bisa mempercepat pertumbuhan GOX. Kerja sama itu sekaligus memastikan stabilitas kualitas layanan streaming.

Ketika Covid-19 melanda pada awal 2020, pengguna aktif GOX telah berkembang lebih dari 16 kali. GOX diuntungkan dari adanya pembatasan sosial, karena semakin banyak orang mulai berkegiatan secara daring.

"Saat pandemi berlanjut dan industri gim semakin berkembang, GOX hanya akan fokus menjadikan streaming sebagai profesi yang memadai," ujar Jack melalui pernyataan resmi yang diterima Republika.co.id.

Di masa depan, GOX akan terus membuka ruang kolaborasi dengan Tencent Cloud. Beberapa di antaranya fitur platform yang lebih interaktif dan kolaborasi sumber daya untuk memberi manfaat bagi streamer.

Senior Vice President Tencent Cloud International, Poshu Yeung, menyampaikan pula tanggapan atas kolaborasi dengan GOX. Poshu berharap dapat memberdayakan bisnis hiburan lokal.

"Khususnya di bidang Esports dan streaming gim secara langsung, melalui teknologi kami yang berkualitas tinggi, berkinerja tinggi, stabil, dan aman," ucap Poshu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement