Friday, 2 Zulhijjah 1443 / 01 July 2022

KAI Tutup Jalur Sebidang Dekat Stasiun Kemayoran Maret 2022

Selasa 11 Jan 2022 01:00 WIB

Red: Nidia Zuraya

Petugas dan relawan melakukan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang Stasiun Kemayoran, Jakarta, Rabu (14/10/2020). Sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan menekan angka kecelakaan yang kerap terjadi di perlintasan sebidang.

Petugas dan relawan melakukan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang Stasiun Kemayoran, Jakarta, Rabu (14/10/2020). Sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan menekan angka kecelakaan yang kerap terjadi di perlintasan sebidang.

Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA
Kendaraan roda dua ataupun lebih tidak bisa melewati jalur sebidang tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT KAI Daop 1 Jakarta segera menutup jalur perlintasan kereta api sebidang di Jalan Bungur Besar 17 atau dekat dengan Stasiun Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Maret 2022."Target kami Maret ini sudah tertutup jalan perlintasan sebidang kereta api," kata Executive Vice President PT KAI Daop 1 Jakarta, Suryawan Putra saat melakukan peninjauan bersama Pemerintah Kota Jakarta Pusat di Jalan Bungur Besar, Gunung Sahari Selatan, Jakarta Pusat, Senin (10/1/2022).

Suryawan menjelaskan kendaraan roda dua ataupun lebih tidak bisa melewati jalan penyeberangan itu yang selama ini menjadi alternatif selain Jalan Garuda. Menurut dia, penutupan ini sebagai bentuk mengurangi kecelakaan di pintu perlintasan kereta api sebidang.

Baca Juga

Selain itu, KAI juga tengah melakukan pengembangan di Stasiun Manggarai, sehingga volume perjalanan kereta api akan bertambah."Jalur perlintasan sebidang ini terlalu dekat dengan jalan perlintasan kereta di Jalan Garuda. Makanya ini untuk menekan terjadinya kecelakaan karena frekuensi jumlah kereta yang melintas akan bertambah," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengatakan pada prinsipnya, pihaknya mendukung penutupan jalur sebidang tersebut asalkan melalui kajian dan sosialisasi kepada masyarakat. Jika nantinya ada penolakan dari warga, Pemkot Jakarta Pusat bersama tokoh masyarakat dan warga sekitar akan melakukan pendekatan secara persuasif dan humanis.

"Nantinya kita adakan pertemuan di kecamatan bersama tokoh masyarakat dan warga agar mereka mengetahuinya. Jangan sampai, ada masyarakat yang tidak mengetahuinya," tegasnya.

Irwandi berharap, sosialisasi dilakukan secara masif ke seluruh jajaran RT, RW, LMK dan FKDM agar penutupan perlintasan kereta api ini berjalan dengan baik.

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA