Kamis 06 Jan 2022 06:51 WIB

Anies: Kasus Covid-19 Aktif dan Makin Naik

Pemerintah Pusat telah menetapkan kenaikan level PPKM di Jakarta menjadi level 2.

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Bilal Ramadhan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah)
Foto: Antara/Reno Esnir
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, mengatakan, kasus aktif Covid-19 di DKI kian aktif dan mulai naik. Dia menyebut, masyarakat perlu menekankan lebih jauh protokol kesehatan demi mengekang penyebaran.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih meningkatkan kesadarannya dalam melaksanakan protokol kesehatan, di mana pun, kapan pun,” kata Anies.

Baca Juga

Dia menambahkan, sejauh ini Pemerintah Pusat memang telah menetapkan kenaikan level PPKM di Jakarta menjadi level 2. Hasil tersebut, jelas mantan Mendikbud itu, menjadi peringatan agar semua pihak tidak terlena dan menambah kewaspadaan.

Sebagai informasi, Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 selama 14 hari, mulai 4 hingga 17 Januari 2022.

Hal tersebut ditetapkan dalam Keputusan Gubernur Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 2 Coronavirus Disease 2019.

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Coronavirus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengkonfirmasi memang ada kenaikan kasus Covid-19 setelah libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Namun demikian, peningkatan tersebut, kata dia, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Tidak seperti masa libur dari dua tahun belakangan. Alhamdulillah, tapi kita belum tahu, kita akan lihat satu atau dua pekan ke depan,” kata Riza saat ditemui awak media di DPRD DKI, Rabu (5/1).

Dia menambahkan, di masa libur tersebut memang belum terlalu banyak yang kembali dari perjalanan ke luar kota atau luar negeri. Oleh sebab itu, dia menegaskan dampak dari Nataru akan mulai terlihat dalam satu atau dua pekan ke depan.

“Mudah-mudahan nanti saudara kita yang kebetulan bepergian ke luar negeri kembali ke Jakarta tidak membawa virus,” jelas Ketua DPD Gerindra DKI itu.

Riza mengatakan, khusus varian omicron ada penambahan 90 kasus dalam 24 jam terakhir. Jumlah total sekitar 252 orang itu, kata dia, seluruhnya kini berada di Wisma Atlet dan RSPI Sulianti Saroso.

“Dari kasus impor 239 kasus, transmisi lokal 13 kasus. Seluruhnya berada di Wisma Atlet, dan RSPI Soeroso,” kata Riza.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement