Thursday, 1 Zulhijjah 1443 / 30 June 2022

Omicron Biang Kerok Lonjakan Kasus Covid-19 di Tokyo

Senin 03 Jan 2022 23:33 WIB

Red: Nur Aini

 Pejalan kaki yang mengenakan masker pelindung memadati jalan di distrik mode Omotesando di Tokyo, Jepang, 30 November 2021. Pemerintah Metropolitan Tokyo telah mengkonfirmasi 21 infeksi virus corona (COVID-19) baru karena jumlah orang yang baru terinfeksi per hari tetap di bawah 30 untuk 19 hari berturut-turut di ibukota Jepang. Sementara Jepang mempertahankan jumlah infeksi baru COVID-19 yang rendah, pemerintah mengumumkan telah menemukan kasus infeksi pertama oleh varian Omicron baru.

Pejalan kaki yang mengenakan masker pelindung memadati jalan di distrik mode Omotesando di Tokyo, Jepang, 30 November 2021. Pemerintah Metropolitan Tokyo telah mengkonfirmasi 21 infeksi virus corona (COVID-19) baru karena jumlah orang yang baru terinfeksi per hari tetap di bawah 30 untuk 19 hari berturut-turut di ibukota Jepang. Sementara Jepang mempertahankan jumlah infeksi baru COVID-19 yang rendah, pemerintah mengumumkan telah menemukan kasus infeksi pertama oleh varian Omicron baru.

Foto: EPA-EFE/FRANCK ROBICHON
Tokyo mencatat 25 kasus Omicron

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Virus corona varian Omicron yang menyebar cepat menjadi biang kerok lonjakan kasus di Tokyo. Kasus baru di kota tersebut meningkat menjadi 103 orang pada Senin (3/1) dari 84 kasus sehari sebelum, sekaligus yang tertinggi sejak 8 Oktober.

Gubernur Yuriko Koike mengatakan Tokyo mencatat 25 kasus Omicron, yang 11 kasus di antaranya kemungkinan merupakan transmisi komunitas, lapor kantor berita Kyodo.

Baca Juga

Baca: Omicron Merajalela, Israel Siapkan Dosis Keempat Vaksin Covid-19

Jepang mengantisipasi peningkatan jumlah infeksi baru usai liburan Tahun Baru. Di Okinawa, resor pantai yang menjadi magnet wisatawan asing, infeksi Covid-19 bertambah menjadi 130 pada Senin. Angka itu merupakan yang tertinggi sejak 25 September, berdasarkan laporan Kyodo.

Baca: Negara-Negara Eropa Dikepung Kasus Covid-19 Omicron

Hingga Senin, otoritas di Okinawa melaporkan total 88 kasus Omicron. Varian Omicron juga menyebar di sejumlah prefektur lain. Prefektur Kanagawa, yang berbatasan dengan Tokyo, mengonfirmasi satu kasus Omicron pada Senin.

Sementara itu, Hiroshima di Jepang barat mencatat 12 kasus baru Omicron, sehingga totalnya menjadi 14 kasus, seperti dilaporkan surat kabar Chugoku Shimbun.

Baca: Dampak Omicron Ringan, Australia akan Buka Perekonomian

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA