Thursday, 1 Zulhijjah 1443 / 30 June 2022

Paus Fransiskus Serukan Akhiri Kekerasan Terhadap Perempuan

Ahad 02 Jan 2022 05:20 WIB

Red: Esthi Maharani

Paus Fransiskus

Paus Fransiskus

Foto: AP/Andrew Medichini
Paus Fransiskus menyerukan diakhirinya kekerasan terhadap perempuan

REPUBLIKA.CO.ID, VATICAN CITY -- Paus Fransiskus menyerukan diakhirinya kekerasan terhadap perempuan lewat pesan Tahun Baru yang dia sampaikan dalam misa di Basilika Santo Petrus, Vatikan, pada Sabtu (1/1).

"Karena ibu memberikan kehidupan, dan perempuan menjaga dunia (bersama), mari kita semua melakukan upaya yang lebih besar untuk mendukung ibu dan melindungi perempuan," kata Paus Fransiskus.

"Betapa banyak kekerasan yang ditujukan terhadap perempuan! Cukup! Menyakiti seorang perempuan berarti menghina Tuhan, karena dari seorang perempuan berasal kemanusiaan kita --bukan melalui malaikat, tidak secara langsung, tetapi melalui seorang perempuan," kata Paus, merujuk pada Maria ibunda Yesus.

Dalam program televisi Italia bulan lalu, Paus Fransiskus mengatakan kepada seorang perempuan yang telah dipukuli oleh mantan suaminya bahwa pria yang melakukan kekerasan terhadap perempuan terlibat dalam sesuatu yang kejam. Sejak pandemi Covid-19 dimulai hampir dua tahun lalu, Fransiskus telah beberapa kali berbicara untuk menentang kekerasan dalam rumah tangga, yang meningkat di banyak negara sejak lockdown membuat banyak perempuan terjebak dengan pelaku kekerasan.

Dalam pesannya untuk memperingati Hari Perdamaian Dunia yang dirilis bulan lalu, Paus Fransiskus mengatakan negara-negara harus mengalihkan uang yang dihabiskan untuk persenjataan guna diinvestasikan dalam pendidikan. Ia juga mencela meningkatnya biaya militer dengan mengorbankan layanan sosial.

Pesan perdamaian tahunan dikirim ke para kepala negara dan organisasi internasional, dan Paus memberikan salinan pesan yang ditandatangani kepada para pemimpin yang melakukan kunjungan resmi kepadanya di Vatikan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA