Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

Tony Blair dan Daniel Craig Dianugerahi Gelar Kebangsawanan Inggris

Sabtu 01 Jan 2022 15:15 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Christiyaningsih

Mantan perdana menteri Inggris Tony Blair. Pemerintah Inggris memberi gelar kebangsawanan pada ilmuwan, politisi, hingga aktor. Ilustrasi.

Mantan perdana menteri Inggris Tony Blair. Pemerintah Inggris memberi gelar kebangsawanan pada ilmuwan, politisi, hingga aktor. Ilustrasi.

Foto: EPA/Duc Thanh
Pemerintah Inggris memberi gelar kebangsawanan pada ilmuwan, politisi, hingga aktor

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pemerintah Inggris menganugerahi gelar kebangsawanan kepada para ilmuwan dan kepala medis yang telah memimpin penanganan Covid-19 di negara tersebut. Di antara penerima penghargaan tersisip pula atlet, aktris, dan politisi.

Kepala dan wakil kepala medis Inggris, yakni Chris Whitty dan Jonathan Van-Tam, dianugerahi gelar ksatria. Penghargaan serupa diberikan kepada Kepala Badan Keamanan Kesehatan Inggris Jenny Harries dan kepala eksekutif badan pengawas obat-obatan Inggris June Raine.

Baca Juga

Secara keseluruhan, terdapat 1.200 orang di Inggris yang masuk dalam New Year Honors List. Aktor Daniel Craig, misalnya, diangkat menjadi Companion of the Order of St Michael and St George. Craig diketahui baru saja menyelesaikan perannya sebagai 007 dalam film No Time to Die.

Selebritas lain yang menerima penghargaan Kerajaan Inggris adalah aktris veteran Vanessa Redgrave dan mantan anggota Spice Girl Melanie Brown. Di bidang olahraga, petenis berusia 19 tahun pemenang U.S. Open, Raducanu, didaulat menjadi Member of the Order of British Empire.

"Tahun ini penuh dengan kejutan luar biasa bagi saya sehingga mengakhiri 2021 dengan penunjukan ini sangat istimewa," ujar Raducanu.

Mantan perdana menteri Inggris yang menjabat antara 1997-2007, Tony Blair, turut menerima penghargaan. Dia dianugerahi Knight Companion of the Most Noble Order of the Garter, ordo ksatria Inggris tertua dan paling senior.

Kerajaan Inggris telah memberikan penghargaan sebagai bagian dari perintah ksatria sejak Abad Pertengahan. Di zaman modern, nominasi diajukan ke kantor kabinet pemerintah dan diperiksa komite. Setelah itu, daftar diteruskan ke perdana menteri dan ratu untuk disetujui.

sumber : AP
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA