Saturday, 3 Zulhijjah 1443 / 02 July 2022

Olahraga yang Disarankan untuk Penderita Hipertensi

Rabu 29 Dec 2021 19:26 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Qommarria Rostanti

Empat olahraga yang baik untuk hipertensi (ilustrasi).

Empat olahraga yang baik untuk hipertensi (ilustrasi).

Foto: www.freepik.com.
Ada empat jenis olahraga yang disarankan untuk penderita hipertensi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tekanan darah tinggi atau hipertensi, memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia termasuk sekitar sepertiga orang dewasa di Inggris. Jika didiagnosis menderita hipertensi, Anda mungkin akan diberi resep berbagai obat atau beberapa perubahan gaya hidup. 

Penelitian baru menunjukkan bahwa yang terakhir bisa lebih efektif daripada yang pertama. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam European Journal of Preventive Cardiology, Anda dapat menurunkan tekanan darah secara efektif tanpa perlu obat dan hanya melalui perubahan gaya hidup. Khususnya melalui olahraga terutama empat jenis olahraga.

Baca Juga

Dilansir di laman Express pada Rabu (29/12), para peneliti dari institusi yang berkontribusi pada penelitian ini, termasuk University of Oxford menyarankan bahwa olahraga yang paling efektif untuk tekanan darah tinggi adalah seperti jalan kaki, lari, bersepeda, dan berenang.

Menurut penelitian orang dengan hipertensi, disarankan untuk melakukan setidaknya 30 menit latihan aerobik intensitas sedang seperti berjalan, joging, bersepeda, atau berenang pada lima sampai tujuh hari per pekan selama setidaknya 150 menit sepekan.

Para peneliti menyimpulkan latihan aerobik adalah pilihan pengobatan yang berguna dan efektif untuk menurunkan tekanan darah pada pasien dengan hipertensi. Di tengah saat tekanan darah rata-rata bangsa mungkin telah meningkat sebagai akibat dari musim perayaan, adalah meyakinkan untuk mengetahui bahwa jika kita merasa tekanan darah kita naik terlalu jauh, ada cara mudah untuk menurunkannya.

Tekanan darah tinggi, meskipun dapat diobati, dapat menjadi berbahaya jika tidak ditangani. Menurut National Health Society (NHS), kondisi ini dapat meningkatkan risiko Anda dan berpotensi menyebabkan sejumlah kondisi berbahaya termasuk penyakit jantung, stroke, penyakit arteri perifer, serangan jantung, gagal jantung, aneurisma aorta, penyakit ginjal, dan demensia vaskular. Menjaga penyakit tersebut adalah kuncinya. Olahraga bukan satu-satunya cara untuk menurunkan tekanan darah Anda, ada beberapa perubahan gaya hidup juga. 

Hal lain yang dapat dilakukan yaitu diet. Menurunkan jumlah garam yang Anda konsumsi, mengurangi kafein dan alkohol, menurunkan berat badan semuanya efektif. Jika Anda memutuskan untuk berhenti merokok, jika Anda memang merokok, juga akan membantu menurunkan tekanan darah Anda.

Ada beberapa faktor risiko, kata NHS, yang membuat Anda lebih mungkin memiliki tekanan darah tinggi. Ini termasuk jika Anda di atas 65 tahun, seorang perokok, kegemukan, memiliki pola makan yang tidak sehat, kurang tidur, memiliki kerabat dengan tekanan darah tinggi, berasal dari kulit hitam Afrika atau keturunan Karibia kulit hitam dan tinggal di daerah miskin. Jika Anda khawatir tentang tekanan darah, Anda bisa mengujinya di dokter umum Anda atau beberapa apotek dan bahkan di tempat kerja.

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA