Rabu 29 Dec 2021 15:22 WIB

Kasus Subang, Polisi Belum Bisa Memastikan Dua Alat Bukti

Penyidik sudah mengantongi sketsa terduga pelaku kasus pembunuhan ibu dan anak. 

Rep: Djoko Suceno/ Red: Agus Yulianto
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Yani Sudarto menunjukkan sketsa wajah yang diduga pelaku pembunuhan terhadap ibu dan anak di Subang.
Foto: Djoko Suceno/Republika
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Yani Sudarto menunjukkan sketsa wajah yang diduga pelaku pembunuhan terhadap ibu dan anak di Subang.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (reskrimum) Polda Jabar, sampai saat ini, belum mengumunkan pelaku pembunuhan terhadap ibu dan anak di Kabupaten Subang. Salah satu kesulitan penyidik dalam mengungkap kasus yang sudah berlangsung tiga bulan ini yaitu alat bukti.

"Kesulitan penyidik belum bisa memastikan dua alat bukti. Kita belum dapat," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar, Kombes Pol Yani Sudarto saat rilis akhir tahun di Mapolda Jabar, Rabu (29/12).

Meski demikian, kata Yani, yang terjadi di Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Sketsa wajah itu terungkap dari proses penyelidikan mereka. 

Dia belum menyebutkan identitas lainnya dari sketsa itu. "Kami memeriksa saksi yang potensial dengan mendapatkan sketsa wajah dari terduga yang potensial dalam kasus tersebut," ujar dia.

Menurut dia, sketsa itu muncul setelah Tim Inafis Bareskrim Kepolisian mencocokkanketerangan para saksi yang sudah diperiksa. "Sketsa wajah dari Tim Inafis Bareskrim seperti ini," katanya.

Dari sketsa yang dia tunjukkan, terduga pelaku itu pria berambut pendek. Gambar sketsa yang ditunjukkan merupakan foto menyamping dari belakang.

Selain itu, hidung pria itu pun nampak tidak terlalu mancung. Pria itu pun menggunakan kemeja bermotif kotak-kotak berwarna gelap. Sejauh ini, polisi pun masih terus melakukan penyelidikan dan belum mengungkap siapa pelaku tersebut setelah empat bulan berlalu.

Menurut Yani, penyidik sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan sebanyak 69 saksi. Saksi tersebut, imbuh dia, 15 orang dari keluarga korban, 11 saksi yang melihat, dan 32 sakai tentukan alibi. "Kami optimis kasus ini akan segera terungkap. Kami mohon waktu," cetus dia.

Sebelumnya, warga Kabupaten Subang dikejutkan dengan temuan mayat ibu dan anak bersimbah darah di dalam bagasi mobil. Polisi memastikan mayat tersebut merupakan korban pembunuhan.

Dua jasad ibu dan anak itu ditemukan di bagasi mobil jenis Alphard di Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Rabu (18/8). Identitas keduanya diketahui Tuti (55) dan anaknya, Amelia Mustika Ratu (23).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement