Monday, 10 Muharram 1444 / 08 August 2022

Liverpool Menjauh dari Puncak Klasemen Liga Primer Inggris

Rabu 29 Dec 2021 09:12 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih Liverpool Juergen Klopp memberikan instruksi kepada para pemainnya selama pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Leicester City dan Liverpool di Stadion King Power di Leicester, Inggris, Selasa, 28 Desember 2021. Liverpool kalah 0-1 dalam laga tersebut.

Pelatih Liverpool Juergen Klopp memberikan instruksi kepada para pemainnya selama pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Leicester City dan Liverpool di Stadion King Power di Leicester, Inggris, Selasa, 28 Desember 2021. Liverpool kalah 0-1 dalam laga tersebut.

Foto: AP/Rui Vieira
Kekalahan vs Leicester membuat Liverpool kehilangan lima poin dari dua laga terakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Kegagalan striker Liverpool Mohamed Salah mengeksekusi penalti harus dibayar mahal dengan kekalahan 0-1 kontra Leicester City pada pekan ke-20 Liga Primer Inggris, Rabu (29/12) dini hari WIB. Sebab, Leicester berhasil memanfaatkan kesempatan melalui gol Ademola Lookman yang sekaligus menjadi satu-satunya gol dalam laga tersebut.

Kekalahan itu membuat Liverpool kehilangan lima poin dari dua pertandingan terakhir. Selain itu, the Reds juga semakin jauh dari puncak klasemen yang saat ini dipegang Manchester City.

Baca Juga

The Citizens masih kokoh di posisi tertinggi dengan 47 poin. Sementara Liverpool, kini mengantongi 41 poin sama seperti yang dimiliki oleh Chelsea.

Jarak enam poin bisa dipangkas oleh Liverpool jika mampu menjaga konsistensi sambil berharap Man City kehilangan poin di tengah jalan.

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp mengaku belum khawatir terhadap timnya yang sudah tertinggal enam poin dari Man City. Menurutnya, Liverpool bisa menyikut Chelsea untuk sementara waktu saat kedua tim akan bersua di pertandingan berikutnya pada 2 Januari 2022 mendatang.

"Chelsea dan kami akan saling bertemu dan bisa meraih poin. Sepertinya kami harus menahan dulu untuk berpikir menyalip (Manchester) City," kata Klopp seperti dilansir dari Liverpool Echo, Rabu (29/12).

Klopp menegaskan, dirinya perlu melakukan evaluasi internal sebelum kembali menargetkan juara di akhir musim. Sebab, ia kecewa dengan performa anak asuhnya saat menghadapi Leicester City.

"Jika kami bermain seperti hari ini, kami tidak boleh memikirkan untuk menyingkirkan Man City. Tapi jika permainan kami sudah normal, baru kami boleh berpikir ke arah sana," jelas Klopp.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA