Friday, 2 Zulhijjah 1443 / 01 July 2022

SMRC: Elektabilitas Megawati Kalahkan Puan Jika Maju Capres

Selasa 28 Dec 2021 15:18 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Bayu Hermawan

Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas.

Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas.

Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Survei SMRC tunjukan elektabilitas Megawati lebih tinggi dari Puan Maharani.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) merilis hasil survei terkait prospek partai politik dan calon presiden (capres). Salah satu hasilnya adalah jika ketua umum atau elite partai politik maju sebagai capres.

Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas mengatakan bahwa elektabilitas Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri sebesar 7,5 persen. Lebih tinggi dari Ketua DPP PDIP yang juga Ketua DPR Puan Maharani, yakni sebesar 5,7 persen.

Baca Juga

Teratas, ada nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto meraih elektabilitas sebesar 38,2 persen. Tepat di bawahnya ada nama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebesar 10,0 persen.

Di posisi kelima, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar sebesar 4,6 persen. Selanjutnya, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (2,5 persen), Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (1,7 persen), dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-jufri (1,7 persen).

Kemudian, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan (0,6 persen) dan Presiden PKS Ahmad Syaikhu (0,5 persen). Terakhir, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suharso Monoarfa (0,3 persen).

SMRC melakukan survei pada 8 sampai 16 Desember 2021. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih.

Dari populasi itu dipilih secara acak sebanyak 2.420 responden. Adapun responden yang dapat diwawancarai secara valid adalah sebanyak 2.062 dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA