Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

Suara Serak Juga Jadi Gejala Varian Omicron

Selasa 28 Dec 2021 05:55 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Nora Azizah

Suara serak menjadi gejala baru dari varian Omicron (Foto: ilustrasi suara serak)

Suara serak menjadi gejala baru dari varian Omicron (Foto: ilustrasi suara serak)

Foto: www.freepik.com.
Suara serak menjadi gejala baru dari varian Omicron.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Virus corona jenis baru (SARS-CoV-2) yang menyebabkan infeksi penyakit Covid-19 telah memunculkan sejumlah varian atau strain yang cenderung menimbulkan serangkaian gejala tertentu. 

Saat ini, Omicron, sebagai varian terbaru yang menyebar dengan cepat di banyak negara di dunia disebut memiliki tanda gejala tertentu. Dilansir Mirror, Senin (27/12), di antara salah satunya adalah merasa suara serak. 

Baca Juga

"Seringkali serak muncul sebelum gejala lain seperti hidung tersumbat, batuk kering, dan nyeri di punggung bagian bawah," ujar seorang dokter di Afrika Selatan yang mengidentifikasi Omicron, Angelique Coetzee. Ia juga mengatakan bahwa nyeri otot, kelelahan, tenggorokan gatal, dan keringat malam adalah gejala yang umum dari infeksi akibat varian ini. 

Para ilmuwan yang menjalankan aplikasi Studi Gejala Covid di Zoe and Kings College menemukan lima gejala Omikron teratas adalah hidung meler, sakit kepala, kelelahan ringan atau parah, bersin, dan masalah tenggorokan. Mereka kemudian menemukan bahwa hanya 50 persen orang dengan Omicron yang terkena tiga gejala klasik virus corona yaitu demam, batuk, dan kehilangan indra penciuman atau perasa.

Di antara gejala lain yang telah dilaporkan oleh mereka yang terinfeksi Omicron adalah kehilangan nafsu makan, dan brain fog. Sebuah studi Imperial College menemukan orang yang terkena Omicron memiliki kemungkinan 20 persen lebih kecil untuk dirawat di rumah sakit daripada mereka yang terinfeksi Delta.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA