Thursday, 25 Syawwal 1443 / 26 May 2022

Ini 4 Situasi Tersering yang Membuat Orang Tertular Covid-19

Ahad 26 Dec 2021 22:37 WIB

Rep: Adysha Citra R/ Red: Friska Yolandha

Orang-orang yang memakai masker berjalan di sepanjang penyeberangan pejalan kaki di kawasan bisnis utama di Jakarta, Indonesia, Kamis, 16 Desember 2021. Ada beragam situasi yang dapat membuat seseorang tertular Covid-19.

Orang-orang yang memakai masker berjalan di sepanjang penyeberangan pejalan kaki di kawasan bisnis utama di Jakarta, Indonesia, Kamis, 16 Desember 2021. Ada beragam situasi yang dapat membuat seseorang tertular Covid-19.

Foto: AP/Tatan Syuflana
Orang yang berkerumun dan tidak divaksinasi berpotensi tertular Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada beragam situasi yang dapat membuat seseorang tertular Covid-19. Di antara berbagai situasi tersebut, ada empat situasi yang paling sering membuat seseorang tertular Covid-19.

Covid-19 ditularkan melalui paparan droplet yang memuat virus SARS-CoV-2. Droplet ini bisa bertahan di luar tenggorokan manusia hingga beberapa jam. Kunci penting dalam mencegah penularan Covid-19 adalah menghindari paparan droplet dari orang yang terinfeksi SARS-CoV-2.

Baca Juga

"Kuncinya adalah tidak membiarkan droplet liur kecil (yang tak terlihat) ini berkontak dengan membran mukosa (mata, hidung, mulut, tenggorokan, paru)," kata Associate Medical Director dari Departemen Kedaruratan Dignity Health California Hospital Dr Luke Palmisano MD FACEP CFL, seperti dilansir EatThis.

Terkait penularan, beberapa ahli merangkum empat situasi yang paling sering membuat seseorang tertular Covid-19. Berikut ini adalah keempat situasi yang patut diwaspadai tersebut.

1. Tidak Vaksinasi

Ahli penyakit menular Dr Serhat Gumrukcu mengatakan salah satu cara tersering yang memicu terjadinya penularan Covid-19, khususnya di tengah keberadaan varian Omicron, adalah tingkat vaksinasi yang rendah. Risiko penularan semakin tinggi bila tingkat vaksinasi yang rendah dikombinasikan dengan minimnya jaga jarak fisik.

2. Berkerumun

Executive Director of Epidemiology dari LetsGetChecked Dr Gwen Murphy PhD MPH mengungkapkan bahwa virus corona sangat mudah bertransmisi. Penularan juga tak hanya bisa terjadi melalui kontak dengan pasien Covid-19 yang bergejala, tetapi juga yang tidak bergejala.

Pada dasarnya, sebagian besar pasien Covid-19 paling menular pada masa beberapa hari sebelum gejala muncul. Droplet dari para penderita Covid-19 ini akan semakin mudah mengenai orang lain ketika banyak orang berkerumun.

3. Berbincang

Seringkali seseorang mendekatkan diri dengan lawan bicara ketika berbincang. Bila salah satu orang yang berbincang ternyata mengidap Covid-19, penularan bisa terjadi dengan mudah.

Penggunaan masker bisa membantu menurunkan risiko penularan virus dari lawan bicara yang mengidap Covid-19. Akan tetapi, hal tersebut tak memberikan jaminan perlindungan 100 persen. Oleh karena itu, penting untuk tetap menjaga jarak ketika berbincang dengan orang lain.

4. Berada di Area Terbatas

Berada di dalam ruang tertutup yang ramai bersama dengan penderita Covid-19 bisa membuat penularan lebih mudah terjadi. Terlebih, bila ruangan tertutup tersebut tidak disertai dengan ventilasi yang baik. Hal tersebut akan membuat udara yang dihembuskan orang-orang di dalam ruangan akan berputar di sana.

Pertemuan akan jauh lebih baik bila dilakukan di luar ruangan. Bila tetap harus berada di dalam ruangan bersama banyak orang, pastikan pintu dan jendela terbuka lebar sehingga pertukaran udara bisa berlangsung lebih baik.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA